Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Pembinaan Keluarga

Ketika Ahli Maksiat Mengikuti Majelis Ilmu dan Dzikir

14 Apr 2019 · 4.771 dibaca · Pembinaan Keluarga

Laduni.ID, Jakarta - Keadaan setiap orang seringkali berubah. Tidak semua orang baik. Terkadang orang yang sering berbuat baik, pada satu kesempatan tertentu melakukan khilaf. Demikian pula orang yang seringkali berbuat maksiat, pada satu kesempatan akan tergerak dalam melakukan kebaikan. Karenanya, tidak boleh menghakimi seseorang, bagaimanapun keadaannya. Tuhan Maha Berkehendak dalam membolak-balikkan hati.

Dalam kitab Tajul ‘Arus Al-Hawi li Tahdzibin Nufus dijelaskan bahwa kita dianjurkan untuk terus melangkah hadir mengikuti majlis ilmu yang penuh hikmah sekalipun dalam keadaan maksiat.

Ibnu Athaillah menjelaskan sebagaimana dalam teks berikut ini: 

لَا يَفُتْكَ مَجْلِسُ الْحِكْمَةِ وَلَوْ كُنْتَ عَلَى مَعْصِيَّةٍ، فَلَا تَقُلْ: مَا الْفَائِدَةُ فِي السِّمَاعِ الْمَجْلِسَ، وَلَا أَقْدِرُ عَلَى تَرْكِ الْمَعْصِيَّةِ؟ بَلْ عَلى الرَّامِي أَنْ يَرْمِيَ فَإِنْ لَمْ يَأْخُذِ الْيَوْمَ يَأْخُذُ غَدًا، وَلَوْ كُنْتَ كَيِّسًا فَطَنًا لَكَانَتْ حُقُوْقُ اللهِ عِنْدَكَ أَحْظَى مِنْ حُظُوْظِ نَفْسِكَ

“Janganl

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →