02 May 2019 · 5.604 dibaca · Terkait Tradisi
Laduni.ID, Jakarta - Tradisi “Megengan” merupakan salah satu bentuk nyata pengamalan ajaran Rasulullah SAW dalam hal berbagi makanan dengan sesama. Nabi Muhammad SAW menganjurkan umatnya untuk memperbanyak kuah dalam masakan agar dapat dibagikan kepada tetangga dan orang-orang di sekitar. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam Hadis berikut:
عَنْ أَبِى ذَرٍّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: يَا أَبَا ذَرٍّ إِذَا طَبَخْتَ مَرَقَةً فَأَكْثِرْ مَاءَهَا وَتَعَاهَدْ جِيرَانَكَ
“Dari Abu Dzar r.a, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, ‘Wahai Abu Dzar, jika kamu memasak kuah, maka perbanyaklah airnya, dan bagikanlah kepada tetanggamu.’” (HR. Muslim)
Hadis ini menegaskan bahwa berbagi makanan, bahkan dalam bentuk yang sederhana seperti kuah atau bubur, memiliki nilai kebaikan yang besar. Tradisi “Megengan” yang dilakukan menjelang bulan Ramadhan dengan berbagi apem, nasi kuning, atau makanan lainnya adalah manifestasi dari ajaran ini. Tidak hanya di Indonesia, kebiasaan bersedekah ma
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+