27 May 2019 · 2.086 dibaca · Serial Edukasi
LADUNI. ID, KOLOM-Memasuki paruh kedua bulan Ramadan, kita gampang melihat orang-orang berjubel di pusat-pusat perbelanjaan. Mal-mal atau supermarket penuh. Orang-orang mulai sibuk berbelanja untuk persiapan lebaran.
Iklan-iklan di televisi memanfaatkan momentum Ramadan dan jelang Lebaran untuk menggaet pembeli dan pelanggan. Kita dibujuk membeli pakaian, berbagai jenis makanan, barang elektronik, hingga paket internet lewat iklan bernuansa Ramadan.
Kita tahu, Ramadan menjadi saat untuk menahan diri dari berbagai macam nafsu, baik soal makan, minum, maupun nafsu yang lain. Menahan diri berarti mengendalikan, bahkan mengurangi.
Di satu sisi, di bulan Ramadan kita belajar merasakan kekurangan lewat rasa lapar. Tapi, di sisi lain, kita tak bisa mengelak bahwa bulan puasa adalah juga berarti saat untuk berbelanja.
Bulan puasa, yang kemudian disusul Lebaran, bagi banyak orang bisa dikatakan adalah bulan berbelanja. Gejala me&s
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+