Detik Terakhir, Melipat Kasur: Mengejar Lailatul Qadar
Laduni.ID, Jakarta – Dalam berbagai riwayat hadis, Rasulullah SAW selalu mengingatkan para sahabatnya untuk bersungguh-sungguh mencari Lailatul Qadar, terutama pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan. Malam yang lebih baik daripada seribu bulan ini menjadi harapan setiap muslim agar mendapatkan rahmat, ampunan, dan keberkahan dari Allah SWT.
Sahabat Abu Hurairah RA meriwayatkan bahwa suatu ketika Rasulullah SAW mengingatkan para sahabat tentang Lailatul Qadar. Beliau bertanya kepada mereka mengenai berapa hari Ramadhan telah berlalu. Para sahabat menjawab bahwa telah berlalu dua puluh tiga hari. Rasulullah SAW kemudian bertanya lagi, berapa hari yang tersisa dari bulan tersebut. Para sahabat menjawab bahwa masih tersisa delapan hari. Namun Rasulullah SAW bersabda bahwa sesungguhnya Ramadhan bisa berjumlah dua puluh sembilan hari, sehingga yang tersisa hanyalah tujuh hari. Karena itu beliau memerintahkan agar para sahabat mencari Lailatul Qadar pada malam-malam yang tersisa tersebut.
Riwayat ini menunjukkan bahwa Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk meningkatkan ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadhan, terutama pada malam-malam ganjil. Pada waktu-waktu tersebut diyakini sebagai saat yang paling memungkinkan terjadinya Lailatul Qadar.
UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN
Masuk dengan GoogleDan dapatkan fitur-fitur menarik lainnya.
Support kami dengan berbelanja di sini:
Rp699.000
Rp490.000
Rp233.100
Rp749.000
Memuat Komentar ...