Sejarah Sumatra Timur dalam Kontrol Putra Mahkota Aceh
Oleh MUSAFIR ZAMAN*
LADUNI.ID, Jakarta - Namanya muncul kuat dalam peristiwa-peristiwa lewat tengah abad ke-19 Masehi (ke-13 Hijriah). Masa itu, Belanda sedang berupaya keras menanamkan pengaruhnya di Sumatera Timur lewat jalan-jalan yang licik. Dan ia pada waktu itu adalah panglima angkatan bersenjata Aceh Darussalam.
Namanya, sebagaimana terpahat pada nisan kuburnya, ialah Tuanku Pangiran Husain. Ia adalah putra dari sang pembela tanah air Islam, Almarhum Paduka Sri Sultan Manshur Syah Zhillu-Llah fil 'Alam, Sultan Aceh Darussalam.
UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN
Masuk dengan GoogleDan dapatkan fitur-fitur menarik lainnya.
Support kami dengan berbelanja di sini:
Rp0
Rp349.000
Rp349.000
Rp1.449.000
Memuat Komentar ...