Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Kolom

Sabili Sang Majalah Jurnalisme Berdarah

11 Jun 2019 · 7.656 dibaca · Kolom

LADUNI. ID, KOLOM- Akhir 1999, di tembok musala terminal (lama) Ponorogo, tertempel selebaran-selebaran ajakan jihad ke Ambon. Saya membaca, darah berdesir, panas. "Saudara-saudara kita dibantai orang Kresten, kang." kata seseorang di samping saya yang ikut membaca pamflet merah dengan font mencolok dan kalimat bombastis itu.

Seiring dengan banyaknya poster dan selebaran ajakan berjihad, Majalah Sabili menemukan momentumnya. Takdir menghampirinya. Tirasnya melejit. Laris manis bak permen Milkita. 

Saya mulai membaca Sabili, majalah "islam" terlaris saat itu.  Isinya wakwau...top! Provokatif dan disertai istilah-istilah yang baru bagi saya: Salibis, Sepilis, Perang Salib, Konspirasi, Kuffar, Antek Zionis, Agen Yahudi, penjual Islam, de el el. Inilah majalah yang diolah menggunakan jurnalisme pamflet: desain menarik dan diselingi kalimat meledak-ledak.

Saya sering membeli Sabili di toko buku La Tansa milik Pondok Gontor itu. Di kemudian hari, saya yang masih langsing (!), dipinjami salah satu guru saya yang berlangganan maj

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →