Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Internasional

China dan Rusia Bersatu untuk Melindungi Stabilitas Strategis Global, Bagaimana dengan AS?

12 Jun 2019 · 1.968 dibaca · Internasional

LADUNI.ID, Presiden Cina Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani pernyataan bersama tentang penguatan stabilitas strategis global kontemporer di Moskow pada tanggal 5 Juni. Pernyataan itu mengirimkan pesan kuat kepada dunia bahwa Tiongkok dan Rusia melakukan upaya besar untuk menjaga stabilitas strategis global dan perdamaian dunia.

Untuk memastikan "keamanan absolut" setelah Perang Dingin, AS secara sepihak melemahkan hukum internasional, dengan mengandalkan persenjataan militer dan strategisnya yang kuat. Meskipun ditentang keras oleh Cina, Rusia dan negara-negara lain, pemerintahan Bush masih menarik diri dari Perjanjian Anti Rudal Balistik (ABM) 1972 pada Juni 2002, dan mulai mengerahkan sistem pertahanan misilnya di seluruh dunia. Ini mengganggu keseimbangan strategis dengan Rusia. Sejak itu, AS telah meningkatkan penyebaran sistem pertahanan rudal. Pada 2010, Presiden AS Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev menandatangani Perjanjian Strategis Pengurangan Senjata Baru (START Baru), yang sampai batas tertentu, membantu menjaga

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →