Lintas Wisata Kota Tegal dan Berdoa di Makam Syekh Atas Angin

 
Lintas Wisata Kota Tegal dan Berdoa di Makam Syekh Atas Angin

Sisi Sejarah
Syekh Atas Angin atau Syekh Muhammad atau Mbah Atas Angin merupakan putra dari Syekh Maulana Maghribi. Beliau merupakan tokoh penyebar Agama Islam di sekitar wilayah Pedagangan dan Lebaksiu yang pada saat itu mayoritas masih menganut Agama Hindu–Budha.

Kenapa disebut Syekh Atas Angin? Konon ceritanya di daerah Pedagangan dahulu dikenal dengan para pedagangnya. Namun sayangnya sifatnya sangat pelit untuk membelanjakan hartanya di jalan Allah SWT. Suatu saat, Syekh Muhammad menyerukan agama Islam di desa tersebut, akan tetapi warga sekitar mengajukan syarat kepada Syekh Muhammad, apabila Syekh Muhammad bisa membuat sawah di atas udara, maka warga sekitar mau masuk agama Islam. Dan dengan izin Allah, Syekh Muhammad dapat memenuhi syarat tersebut, beliau dapat membuat sawah di atas udara.

Komplek Makam
 

Komplek Makam Atas Angin dibagi menjadi 4 halaman. Setiap halaman dibatasi dengan pagar batu bata yang tingginya sekitar 2 m. Berikut detail tiap halaman makam tersebut:

a. Halaman pertama dan kedua terdapat makam yang tidak ditehui namanya karena kondisi nisan yang sudah relatif rusak.
b. Halaman ketiga berisi beberapa makam Putri Solo dengan Pohon Nagasari. Terdapat gapura bentar.

UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN

 

yang Sudah Mengunjungi Lintas Wisata Kota Tegal dan Berdoa di Makam Syekh Atas Angin

  • Husain Ismail bin wayad nurokhim bin dinyar bin sa Husain Ismail bin wayad nurokhim bin dinyar bin sa