18 Aug 2019 Β· 3.087 dibaca · Aswaja
LADUNI.ID, Surabaya - Mapolsek Wonokromo diserang oleh seseorang dengan menyabetkan celurit ke arah petugas, Sabtu (17/8). Menurut hasil pemeriksaan sementara, pelaku (IM) diduga melakukan "amaliah" terorisme dan terindikasi berkaitan dengan ISIS. Kejadian ini menunjukkan dengan jelas, bahwa sel-sel ISIS dan organisasi teroris lainnya, masih hidup dan terus tumbuh di tengah-tengah kita.
Hal ini diterangkan oleh Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Surabaya Dr. A. Muhibbin Zuhri dalam sebuah rilis yang diterima Laduni.id, Ahad (18/8). Menurutnya, semua pihak sekarang harus menyadari bahwa terorisme tidak muncul begitu saja, tapi tumbuh dari paham radikal.
“Semua pihak harus menyadari, terorisme tidak muncul begitu saja, tetapi ia tumbuh dari inseminasi inklusifisme dan faham radikal. Sebagiannya menggunakan instrumen agama seperti pengajian dan halaqah juga memanfaatkan dukungan media sosial,” terang Kiai Muhibbin.
Dia melanjutkan bahwa pada pemeriksaan awal dan menurut penuturan ketua RT setempat
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+