30 Aug 2019 Β· 7.207 dibaca · Artikel Keagamaan
LADUNI.ID, Jakarta - Menurut data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) setidaknya terdapat 243 orang yang meninggal dunia saat melaksanakan ibadah haji. Jumlah ini lebih banyak dari pada jamaah yang meninggal pada tahun lalu yang hanya 220 orang.
Namun demikian, mereka yang meninggal dunia itu dalam keadaan sungguh mulia. Kenapa? Karena mereka meninggal dalam usahanya menyelesaikan rukun Islam kelima yang dilakukannya dengan penuh pengharapan kepada Tuhan.
Perlu diketahui, jasad mereka dimandikan itu kemudian dikafankan seperti biasa. Tetapi pengkafanan ini tidak dilakukan pada bagian tubuh seperti muka dan kepalanya. Anggota tubuh ini dibiarkan terbuka begitu saja, tanpa ada kain yang menutupinya.
Pertanyaannya, kenapa cara kafan mereka yang meninggal saat haji tidak sama dengan pengkafanan yang lain? Alasannya adalah kerana mereka meninggal dunia dalam keadaan sedang berihram. Orang yang dalam ihram haji atau umrah ini terikat dengan 13 pantangan atau larangan. Salah satunya adalah tidak boleh menutup kepala dengan sesuatu objek atau kain.
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+