01 Sep 2019 Β· 28.951 dibaca · Hikmah
LADUNI.ID, Jakarta - Suatu Hari, kanjeng Syeikh Abdul Qodir al-Jailani bersama-sama santri-santrinya sedang berjalan melewati sebuah gang di Kota Baghdad lama. Tiba-tiba, mereka bertemu dengan seorang pemabuk yang sedang terbaring di selokan di pinggir Jalan. Pakaiannya kotor dan kumuh.
Tanpa terduga, pemabuk itu menghentikan langkah rombongan Syeikh Abdul Qodir al-Jailani dan santri-santrinya. Ia memanggil-manggil Syeikh Abdul Qodir al-Jailani seraya berkata,
"'Wahai Abdul Qodir, Allah itu maha kuasa atau tidak?"
Sambil tersenyum ramah Syeikh Abdul Qodir menjawab pertanyaan itu, “Tentu, Allah Maha Kuasa."
Seolah tidak mendengar jawaban Syeikh Abdul Qodir al-Jailani, pemabuk bertanya kembali, “Wahai Abdul Qodir, Allah itu Maha Kuasa atau tidak?"
Dengan senyum penuh kasih sayang, Syeikh Abdul Qodir al-Jailani meladeni pertanyaan pemabuk itu, "Pasti, Allah adalah Dzat Maha Kuasa atas segalanya ."
Untuk yang ketiga kalinya, pemabuk itu mengajukan pertanyaan yang sama, “Waha
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+