Kajian Kitab Hikam Pasal 29: Cara Berdo'a Menunjukkan Level Derajat Hamba di Hadapan Allah

 
Kajian Kitab Hikam Pasal 29: Cara Berdo'a Menunjukkan Level Derajat Hamba di Hadapan Allah

LADUNI.ID, Jakarta - Kitab Al-Hikam, karya besar dari Asy-Syaikh Ahmad Ibn Atho'illah As-Sakandari, menyoroti berbagai aspek spiritualitas Islam, termasuk hubungan antara hamba dan Allah dalam doa. Pasal 29 dari kitab ini secara khusus menggambarkan cara doa sebagai cermin dari tingkat kesadaran spiritual seseorang di hadapan Sang Pencipta.

Dalam pasal 29, Asy-Syaikh Ahmad Ibn Atho'illah As-Sakandari menyampaikan konsep bahwa cara seseorang berdoa mencerminkan kedalaman iman dan kesadaran spiritualnya. Doa bukan hanya serangkaian kata-kata yang diucapkan, melainkan ekspresi dari hubungan yang mendalam antara hamba dan Tuhannya.

طلبُكَ منهُ اِتـِّهامٌ لهُ

وطلَبُكَ لهُ غيْبَة ٌمنكَ عنـْهُ

وطلبكَ لغيرِهِ لقِلَّةِ حياءـكَ منهُ

وطلَبُكَ من غيرهِ لِوُجُودِ بُعْدِكَ عَنْهُ

  1. Permohonan mu, karena pasrah kepada Allah atas semua pemberian Nya, menunjukkan Perhatian besar untuk Allah, bahwa Allah itu Maha Tahu sebelum kita meminta Nya.
  2. Permohonan mu, karena mengharapkan sesuatu dari Nya, seolah-olah menyuruh dan mendikte Allah, dan seolah-olah Allah lalai memberi hamba-Nya.
  3. Permohonan mu meminta hal-hal duniawi selain mengharapkan Allah saja, menunjukkan sedikit nya rasa malu pada Allah.

UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN