01115. Soal Jawab Aswaja Seri 2

 
01115. Soal Jawab Aswaja Seri 2
Sumber Gambar: Nahdlatul Ulama (Foto Ist)

Laduni.ID, Jakarta - 1. Abu Bakr al-Kattani mendefinisikan tasawuf sebagai "Kesucian (shafa') dan penglihatan (musyahadah)."

Bagaimana anda memahaminya?

Jawab

Tasawuf itu mempunyai dua sisi, yaitu sisi sarana, dan sisi tujuan. Dalam definisi ini, sarana dan tujuan sudah tercakup, yaitu ikhtiar kesucian diri, dan harapannya adalah musyahadah

Baca Juga: 01114. Soal Jawab Aswaja Seri 1

2. Mengapa tasawuf Imam Junaid al-Baghdadi (w. 296 H) diakui sebagai acuan dan standar dalam tasawuf aswaja?

Jawab

Ahlussunah wal Jamaah dlm tasawuf dihubungkan dengan dua imam besar, yaitu Imam Junaid dan Imam Ghazali.

Dalam hal Imam Junaid, disepakati diterima oleh kaum muslimin, bahwa beliau bergelar Syaikh at Thaifah as Sufiyah wa Sayyiduha (Tuan Guru dan Pemimpin kaum Sufi).

Ada empat faktor yg menjadikan Imam Junaid sebagai acuan.

1. Konsisten terhadap Quran dan Sunnah.
2. Konsisten terhadap syariat
3. Kebersihan akidah
4. Tasawuf moderat.

Di antara bukti kemoderatannya adalah ungkapannya berikut ini.

Baca Juga: Mencegah Terpengaruh Ideologi Membahayakan, Santri Tambakberas Dibekali Amalan Aswaja

Makhluk yang paling utama kedudukannya menurut Allah dan paling agung derajatnya di setiap waktu dan masa, di setiap tempat dan negeri adalah mereka yang paling menyempurnakan kewajibannya terhadap dirinya, paling terdahulu melakukan apa yang dicintai Allah, dan paling bermanfaat bagi hamba-hamba-Nya.

Oleh: Yusuf Suharto