28 Sep 2019 · 1.832 dibaca · Internasional
LADUNI.ID, Perlintasan perbatasan Suriah akan dibuka kembali oleh Otoritas Irak pada Senin (30/9) mendatang. Hal tersebut adalah tanda normalisasi hubungan antara Irak dengan pemerintahan Presiden Suriah Bashar al-Assad sejak serbuan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) beberapa tahun lalu.
Adel Abdul Mahdi, Perdana Menteri (PM) Irak, telah menyetujui pembukaan kembali perlintasan perbatasan Qaim yang memisahkan Irak dan Suriah. Pembukaan akan berlaku secara resmi pada Senin (30/9) mendatang, menurut kantor berita INA dan dilansir Reuters, Sabtu (28/9/2019),.
Kepala otoritas perbatasan Irak menyebut perlintasan perbatasan akan dibuka untuk para pelancong dan juga untuk aktivitas perdagangan.
Pada November 2017 lalu perbatasan Qaim yang terletak di Provinsi Anbar berhasil direbut kembali dari ISIS. Anbar yang berjarak 300 kilometer sebelah barat ibu kota Baghdad itu merupakan markas terakhir ISIS yang berhasil direbut militer Irak.
Kota Albu Kamal diketahui terletak di rute suplai yang strat
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+