04 Oct 2019 Β· 1.784 dibaca · Internasional
LADUNI.ID, Unjuk rasa selama dua hari terakhir berlangsung ricuh, Pemerintah Irak menerapkan larangan berpergian keluar layaknya jam malam di Ibu Kota Baghdad.
Para demonstran memprotes angka pengangguran yang terus meningkat dan dugaan korupsi dalam pemerintah itu sejauh ini telah menewaskan sembilan orang.
Perdana Menteri Adel Abdul Mahdi menuturkan larangan pergerakan di Kota Baghdad itu berlaku mulai pukul 05.00 pagi waktu lokal.
Walaupun larangan pergerakan bagi warga di Baghdad telah berlaku, seorang fotografer AFP yang berada di kota itu mengatakan beberapa kendaraan dan warga sipil masih terlihat berjalan-jalan pada Kamis pagi.
Menurut informasi yang dilansir situs CNN Indonesia, Selain Baghdad, demonstrasi juga meluas ke sejumlah kota seperti Najaf dan Nasiriyah. Pemerintah Irak juga menerapkan larangan berpergian di kedua kota itu setelah pasukan keamanan dilaporkan menembaki para demonstran di sana.
Namun larangan mobilisasi telah diterapkan, sebagian warga masih khawatir bahwa unjuk rasa
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+