06 Dec 2019 · 5.377 dibaca · Artikel Keagamaan
LADUNI.id - Kekinian, mengambil apalagi memakan makan sisa orang lain, mungkin sesuatu yang menjijikkan bagi sebagian orang. Terlebih, jika kita tidak tahu siapa orang yang baru saja makan dan menyisakan makanan itu.
Namun, dikalangan kaum sarungan, yakni kalangan santri yang ada di pesantren, sering ditemukan santri berbondong-bondong 'berebut' makanan atau minuman sisa dari kiai.
Salah satu alasan, para santri 'berebut' sisa makanan atau minuman kiai, adalah mencari berkah (ngalap barokah) dari sang kiai. Kepercayaan, apa yang melekat pada seoang kiai bisa membawa keberkahan.
Tidak semua kalangan sepaham dengan keyakinan itu, ada saja pihak-pihak yang tidak sepaham, karena seperti demikian dinilai berlebihan. Dinilai tidak patut. Bahkan dianggap terlalu mengkultuskan seorang kiai. Benarkah demikian?
Sejarah, pada zaman Rasulullah, seroang sahabat pernah melakukan hal demikian. Alasan yang serupa, memakan sisa makanan Rasulullah akan mendapat be
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+