31 Mar 2020 · 3.024 dibaca · Berita Pesantren
LADUNI.ID, Jakarta- Salah satu anggota Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) asal desa Sidorejo kecamatan Warungasem kabupaten Batang, Rahman Jaya pada masa karantinanya membuat syair munajat tolak virus Covid-19 atau yang biasa disebut Corona.
Menurut Rahman, awalnya tidak sengaja membuat syair tersebut, karena efek kesendirianya di Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Ibad, di Lubang Buaya Jakarta Timur, tempat ia mengabdi.
Diketahui, karena wabah virus Corona para santri disejumlah ponpes dipulau Jawa dipulangkan ke rumahnya, termasuk santri-santri ponpes di Jakarta turut dipulangkan. Hal itu yang membuat Rahman Jaya harus mengkarantinakan diri didalam ponpes.
“Ketika saya melantunkan syair al-i’tiraf abu nawas, tidak sengaja tiba tiba muncul pikiran ke Corona (SARS-CoV2 ) maka saya coba sedikit demi sedikit merangkai kata demi kata dan terciptalah syair tersebut,” kata rahman, kepada laduni.id, Selasa (31/3/20).
Lebih lanjut
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+