Wisata Religi dan Riyadah di Makam KH. Syafi'i Pekalongan

 
Wisata Religi dan Riyadah di Makam KH. Syafi'i Pekalongan

Sekilas Sejarah

KH. Syafi’i atau biasa dikenal dengan Kyai Syafi’i merupakan ulama’ besar dan menjadi panutan di wilayah Pekalongan. Beliau adalah putra kedua dari pasangan KH. Abdul Majid bin Katijoyo dan Ibu Ruqoyyah, beliau lahir pada tahun 1908 M. 

Awalnya Kyai Syafi’i mengaji kepada ayahnya sendiri yaitu KH. Abdul Majid (pendiri Masjid Jami Pringlangu, sekarang dikenal sebagai Masjid Jami’ Asy-Syafi’i). Setelah itu beliau nyantri di Pondok Pesantren Kempek Cirebon. Beliau kemudian dibawa ke Makkah oleh saudara dari H. Nahrowi, Kyai Syafi’i sendiri sejak kecil sudah diangkat anak oleh H. Nahrowi. Tak cukup sampai disitu, Kyai Syafi’i juga melanjutkan nyantri ke Pondok Kaliwungu dan Pondok Tebuireng.

Jasa-Jasa Beliau

  1. Nama Kyai Syafi’i tidak bisa dilepaskan dari perjuangan mengusir penjajah dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia di wilayah Pekalongan khususnya peranan beliau dalam Pertempuran Kebon Rojo 03 Oktober 1945 Pekalongan.
  2. Setelah agresi militer Belanda kedua, perjuangan beliau berlanjut, salah satunya adalah merintis lahirnya Jam’iyah Nahdlatul Ulama di Kabupaten Pekalongan. Kyai Haji Syafi’i bin Abdul Majid juga berperan dalam bidang politik, yaitu lewat Partai Masyumi.
  3. Partai tersebut merupakan gabungan dari beberapa ormas Islam di Indonesia. Lewat Masyumi Kyai Syafi’i menjadi salah satu anggota DPRD Kabupaten Pekalongan pada pemilu pertama tahun 1955. Dalam bidang pemberdayaan ekonomi kerakyatan, kiprah Kyai Syafi’i diwujudkan lewat Koperasi Pembatikan Buaran.
  4. Kiprah dari tokoh kita ini memang luar biasa, salah satunya adalah melahirkan gagasan yang kemudian menjadi cikal bakal lahirnya Musabaqoh Tilawatil Qur’an Tingkat Nasional sekitar tahun 1950-an. 
  5. Selain itu, Kyai Syafi’i juga sangat berperan dalam perkembangan dunia pendidikan di Pekalongan Selatan, yaitu dengan pendirian pondok pesantren dan sejumlah sekolah, diantaranya Madrasah Ibtidaiyah Islamiyah (MII Pringlangu), SDI Buaran, SMP Islam Buaran (Komplek YPI Buaran), dan bersama KH. Akrom Khasani kemudian merintis Pondok Pesantren Buaran.

Lokasi Makam KH. Syafi'i 

Kyai Syafi’i wafat pada tahun 1982 M di Jakarta. Jenazah beliau dimakamkan di pemakaman belakang Masjid Jami As Syafii Pringlangu Pekalongan di jalan  Urip Sumoharjo no 27 Pringlangu kota Pekalongan. Haul Kyai Syafi’i diperingati setiap tanggal 11 Rabiul Awwal setiap tahunnya.