Biografi KH. Misbahul Munir Kholil, M.A

 
Biografi KH. Misbahul Munir Kholil, M.A

Riwayat dan Kelahiran

KH. Misbahul Munir Kholil, M.A. lahir di Probolinggo, 03 Juni1972 adalah seorang ulama Pakar Ajaran Aswaja (Ahlussunnah Wal Jamaah).

Beliau putra pertama dari KH. Kholilur Rahman dan Hj. Hafsah. KH. Misbah adalah tokoh dibalik berdirinya Pengurus Pusat Aswaja NU Center

Beliau juga merupakan pengasuh Pondok Pesantren Ilmu Qur’an (PIQ) Al-Misbah Jakarta dan aktif di organisasi Islam terbesar di dunia Nahdlatul Ulama (NU) sebagai Wakil Ketua Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

KH. Misbahul Munir Kholil, M.A juga Anggota Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat[3]. Selain itu, ia juga merupakan Ketua Umum Pengurus Pusat Aswaja NU Center.

Namanya menjadi sangat familiar di kalangan santri karena dakwahnya yang selalu disiarkan langsung menggunakan akun media social. 

Masa Menuntut Ilmu

Sebagaimana ayahandanya, Misbah dibesarkan dan ditempa di dalam lingkungan pesantren di bawah didikan dan pengawasan ayahnya. Menginjak remaja ia belajar di salah satu pesantren salaf terbesar di Jawa Timur Sidogiri selama 12 tahun.

Di Sidogiri, Misbah masuk kelas 5 Ibtidaiyah melanjutkan ke jenjang tsanawiyah 3 tahun, lalu tugas wajib mengajar di Banyualet Desa tanah Merah laok Bangkalan. Selesai Tugas wajib, ia melanjutkan studi di Sidogiri yakni Aliyah Tarbiyatul Muallimin (ATM) selama 3 tahun. Lulus dari ATM ia diberi amanat mengajar 2 tahun, kelas 1 tsanawiyah dilanjt kelas 2 Tsanawiyah. Di Pesantren Sidogiri ia aktif di Organsasi OMIM  (Organisasi Murid Intra Madrasah), Jamiyatul Muballighin (Jamub) Himpunan Santri Daerah Probolinggo (Hisdap).

Tahun 2016 ia melanjutkan Studi Pendidikan S2 di UNUSIA (Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia) Jakarta Program Studi Magister Ilmu Agama Islam.

Mendirikan Pondok Pesantren

Pada tahun 1995 Bersama Mamah Mukarromah (Istrinya) Misbah mendirikan Pesantren Ilmu Al Qur’an (PIQ) Al-Misbah di Jakarta. Ia adalah pendiri sekaligus pengasuh di pesantren itu.

Sebagai pemegang pimpinan tertinggi pondok pesantren, KH. Misbahul Munir sangat menyadari bahwa tujuan luhur dan mulia berdirinya pesantren harus terus dijaga dan selaras dengan perkembangan zaman dengan tidak meninggalkan ciri khas pesantren salafiyahnya.

Keluarga Beliau

KH. Misbahul Munir memiliki 3 Istri dan dikaruniai 9 anak Dengan Ibu Mamah Mukarromah dikaruniai 3 anak, yaitu:

1. Azzahra 
2. Ahmad
3. Ahmada

Dengan Ibu Hayati Soehari dikaruniai 3 anak, yaitu:

1. Rayan Muntajid Billah
2. Ibrahim
3. Abdullah

Dengan Bunda Shofia Faldora dikaruniai 3 anak, yaitu:

1. T. Raja Anjalwis
2. Robiah Adawiyah (Gadis)
3. Barka Malika.

Karier Beliau

  1. Ketua Dewan Pembina Yayasan Pondok Pesantren Ilmu Qur’an Al Misbah Jakarta
  2. Pengasuh Pondok Pesantren Ilmu Qur’an Al Misbah Jakarta
  3. Sekretaris Komisi Fatwa MUI Jakarta Utara, Masa Jabatan 2005 – 2009
  4. Anggota Komisi Fatwa MUI DKI
  5. Wakil Ketua Lembaga Dakwah PBNU, masa jabatan 2015-2020
  6. Wakil Sekretaris Komisi Dakwah MUI Pusat, masa jabatan 2015-2020
  7. Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren se DKI, masa Jabatan 2016-2021
  8. Wakil Ketua Yayasan IKAMA (Ikatan Keluarga Madura)
  9. Pengajar tetap di Pendidikan Kader Dai PBNU
  10. Pengajar tetap di Pendidikan Dai Penggerak NU
  11. Pengisi tetap pengajian kitab Bulughul Marom di Masjid Istiqlal, Masjid Jakarta Islamic Center dan Masjid Raya KH. Hasyim Asy'ari Jakarta
  12. Khotib di Masjid KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), Masjid Mahkamah Konstitusi, Lemhannas dan Masjid Kementerian

 

 

Sumber: Dari Berbagai Sumber