Kenangan Bersama Ra Gunjek Ghafarallahulahu
LADUNI.ID, Jakarta - Ada syair Jawa: "Zaman pun akhir, zaman pun akhir. Bumine goyang".
Saat bercanda dengan Lora Nurul Yaqin kami adaptasi ke syair Madura: "Zaman pon akhir, zaman pon akhir. Buminah Gunjek". Kami tertawa bersama. Tidak ada yang saling tersinggung, tidak ada saling marah. Karena saking akrabnya. Saya tidak pernah tahu siapa yang pertama menggelari sosok Lora bertubuh besar, kumis melintang ini dipanggil Lora Gunjek (bergetar).
Lora Nurul Yaqin pertama mondok di Ploso pada 1997. Jauh lebih dulu saya tahun 1994. Meskipun begitu beliau tetap kakak kelas saya, sebab langsung masuk kelas 3 Tsanawiyah. Rupanya beliau sudah punya bekal hafalan Nadzam Alfiyah Ibnu Malik sejak di rumahnya, dari didikan ayahnya.
UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN
Masuk dengan GoogleDan dapatkan fitur-fitur menarik lainnya.
Support kami dengan berbelanja di sini:
Rp174.300
Rp129.000
Rp449.000
Memuat Komentar ...