24 Jul 2020 · 6.072 dibaca · Artikel Keagamaan
Laduni.ID, Jakarta - Sepuluh hari di bulan Dzulhijjah adalah hari-hari yang sangat dianjurkan untuk melakukan banyak amalan baik. Sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah disebut di dalam Al-Quran dan menjadi salah satu sumpah Allah SWT. Di dalam surat Al-Fajr ayat 2, Allah SWT berfirman;
وَلَيَالٍ عَشْرٍۙ
“Dan demi malam yang sepuluh.” (QS. Al-Fajr: 2)
Sebagian ulama mengatakan bahwa yang dimaksud malam yang sepuluh itu adalah malam sepuluh terakhir dari bulan Ramadhan. Ada yang mengatakan sepuluh yang pertama dari bulan Muharram termasuk di dalamnya hari ‘Asyura. Dan ada pula yang mengatakan bahwa malam sepuluh itu ialah sepuluh malam pertama bulan Dzulhijjah.
Tapi pendapat yang kuat mengenai sepuluh malam yang menjadi salah satu sumpah dari Allah SWT di dalam surat Al-Fajr itu tidak lain adalah sepuluh malam pertama di bulan Dzulhijjah.
Sebagaimana dijelaskan oleh Ibnu Katsir di dalam kitab tafsirnya mengenai surat Al-Fajr ayat 2 di atas bahwa benar yang dimaksud demi sepuluh malam ters
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+