Biografi KH. A Musallim Ridlo

 
Biografi KH. A Musallim Ridlo

Daftar Isi Profil KH. A Musallim Ridlo

  1. Kelahiran
  2. Wafat
  3. Keluarga
  4. Pendidikan
  5. Pengasuh Pesantren
  6. Peranan di Nahdlatul Ulama (NU)
  7. Karier
  8. Aktif di Politik
  9. Sosok Pendakwah

Kelahiran

KH. A Musallim Ridlo lahir pada 27 Februari 1932, di Banyumas. Beliau merupakan putra dari KH. A Masruri.

Wafat

KH. A Musallim Ridlo telah berpulang ke hadirat Allah, Kamis (1/5) silam. Jenazah beliau dikebumikan di komplek Pondok Pesantren Al-Masruriyah Desa Kebumen, Kecamatan Baturraden.

Keluarga

KH. A Musallim Ridlo melepas masa lajangnya dengan menikahi Nyai Solihah. Buah dari pernikahannya, beliau dikaruniai lima orang putra: M Ibnu Ridlo, Niswati Amanah, M Aman Ridlo, H. M Maskun Ridlo, dan M Hanif Ridlo.

Pendidikan

KH. A Musallim Ridlo tumbuh dan dibesarkan di lingkungan pesantren. Musallim kecil mendapat didikan agama langsung dari sang ayah Almaghfurlah KH. A Masruri.

Ketika para santri lain masih terlelap tidur, remaja Musallim mengaji seorang diri di bawah penerangan lampu minyak.

Selain mengaji ilmu agama, Musallim muda juga menempuh pendidikan formal di Sekolah Rakyat (setara SD). Ternyata, kepiawaian Musallim dalam ilmu agama telah diakui sang ayah sekaligus guru saat usianya relalif muda. Suatu hari KH. A Masruri akan mengimami salat jamaah seperti hari-hari biasa namun beliau merasa was-was saat hendak takbiratul ihram. Lantas, beliau memilih mundur dan meminta Musallim menggantikannya sebagai imam.

Setamat SR, pemuda Musallim melanjutkan nyantri ke Pesantren Tebuireng Jombang, Jawa Timur. Di sana dirinya banyak belajar dan menimba ilmu dari KH. Wahid Hasyim, ayah KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Kepergian KH. Wahid Hasyim yang begitu tiba-tiba dalam sebuah kecelakaan lalu lintas sungguh memukul hatinya. Konon, semangat pemuda Musallim sempat drop sepeninggal Kiai Wahid. Tak ingin berlarut-larut dalam kesedihan, beliau melanjutkan studi ke pesantren asuhan KH. Bisri Mustofa di Rembang, JawaTengah.

Pengasuh Pesantren

KH. A Musallim Ridlo adalah pengasuh Pondok Pesantren Al-Masruriyah.

Peranan di Nahdlatul Ulama (NU)

KH. A Musallim Ridlo merupakan sosok ulama yang moderat, guru santri, praktisi politik, dan menjabat Ketua NU Banyumas selama tiga dekade.

Karier

Sepulang nyantri dari Tebuireng dan Rembang, Kiai Musallim mulai berkiprah di bidang dakwah, pendidikan, dan politik.

Beliau mendapat amanah sebagai Ketua Partai NU Cabang Kabupaten Banyumas, saat itu partai politik sebelum berfusi ke dalam Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Dalam dunia pendidikan, almarhum turut serta merintis berdirinya Yayasan Perguruan Al-Hidayah yang berkantor pusat di Karangsuci Purwokerto bersama KH. Muslich, KH M Sami’un, dan sejumlah ulama lain.  

Aktif di Politik

Kiprah sebagai wakil rakyat dimulai saat beliau terpilih sebagai anggota DPR-GR Jawa Tengah (1971). Selanjutnya menjadi anggota DPRD Kabupaten Banyumas hingga tahun 1992. Semasa Ketua DPRD Kabupaten Banyumas dijabat Kisworo, dirinya menjabat Wakil Ketua DPRD bersama Agus Taruno.

Pada 1992-1997 KHA Musallim duduk sebagai anggota DPR-RI dari PPP. Dalam dunia politik, Kiai Musallim dikenal sebagai sosok yang lurus ibarat penggaris; lempeng kaya garisan.

Sosok Pendakwah

Aktivitas dakwah dan politik dilakoninya secara tulus dan penuh sukacita. Mengisi ceramah pengajian hingga pelosok pedesaan adalah hal dinantikan umat. Bahasa ceramahnya blakasuta alias lugas, tanpa tedheng aling-aling, sehingga mudah dicerna oleh kalangan awam sekalipun.

Sekadar catatan, beberapa tahun silam, KH. A Musallim Ridlo setiap malam Jumat Kliwon mengisi acara Gendu-Gendu Rasa di RRI Purwokerto. Hal ini diakui banyak pihak sebagai kiprah nyata dalam upaya nguri-nguri (baca: melestarikan) Bahasa Jawa dialek Banyumasan. Demikian halnya dengan KH. A Musallim Ridlo. Dalam aktivitas dakwahnya beliau sangat konsisten dengan dialek Banyumasan.

Dalam konteks ini, Kiai Musallim adalah sosok ulama moderat-visioner yang layak menyandang gelar Pelestari Dialek Ngapak.

 

Lokasi Terkait Beliau

List Lokasi Lainnya