Wanita Sholihah, Antara Kemuliaan, Penjagaan Martabat, dan Tantangan Zaman
Laduni.ID Jakarta - Di tengah arus modernitas yang kerap memaknai kebebasan sebagai pelepasan batas, Islam hadir dengan pendekatan yang berbeda. Islam tidak memuliakan wanita melalui slogan atau simbol kosong, melainkan melalui sistem nilai yang utuh menyentuh akidah, syariat, dan akhlak sekaligus. Dalam kerangka ini, konsep wanita sholihah bukanlah bentuk pengekangan, tetapi mekanisme penjagaan martabat dan keberlangsungan peradaban manusia.
Al-Qur’an dan Sunnah Nabi Muhammad SAW memberikan gambaran rinci tentang karakter wanita sholihah. Para ulama tafsir klasik seperti Ibnu Katsir dan al-Qurthubi kemudian menjabarkan ayat-ayat tersebut dengan pendekatan yang tidak hanya normatif, tetapi juga sarat pertimbangan kemaslahatan. Jika dibaca melalui perspektif maqāṣid syarī‘ah, ajaran-ajaran ini jelas bertujuan menjaga lima prinsip utama kehidupan, agama, jiwa, akal, kehormatan/keturunan, dan harta.
Berikut beberapa sifat utama yang seharusnya dimiliki oleh wanita sholihah:
UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN
Masuk dengan GoogleDan dapatkan fitur-fitur menarik lainnya.
Support kami dengan berbelanja di sini:
Rp114.000
Rp228.000
Memuat Komentar ...