04 Nov 2021 · 2.212 dibaca · Artikel Keagamaan
Laduni.ID, Ngawi – Biasanya kitab-kitab dalam tema pendidikan di pesantren memakai istilah dikotomis antara guru dan murid. Pihak murid disebut sebagai Muta'allim dan pihak guru disebut Alim. Ada beberapa kitab yang membahas tentang adab bagi Muta'allim dan Alim, semisal kitabnya Hadratussyekh KH Hasyim Asy'ari yang berjudul Adabul Alim Wal Muta'allim. Ada juga yang khusus membahas tentang adab murid, yaitu Ta'limul Muta'allim (Pelajaran bagi para murid) yang melegenda itu.
Namun, kali ini saya ingin memperkenalkan istilah ketiga yang menurut saya penting dan sesuai realitas, yaitu Muta'allim Mudarris, yakni murid yang mengajar. Istilah ini penting sebab banyak sekali orang yang level aslinya adalah Muta'allim tetapi karena tuntutan situasi terpaksa dia harus mengajar dan berada di posisi Sang alim, padahal masih dia jauh dari layak untuk disebut Alim.
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+