Ziarah Makam Syekh Mukhtar Muda Nasution, Ulama Kharismatik Sumatera Utara

Memperoleh Donasi Sebesar : Rp 0. Donasi Sekarang
 
Ziarah Makam Syekh Mukhtar Muda Nasution, Ulama Kharismatik Sumatera Utara
Sumber Gambar: dok. Pribadi/FB Muharram Hutasuhut II

Laduni.ID, Jakarta - Syekh Mukhtar Muda Nasution memiliki nama lengkap Marahadam Nasution bin Haji Muhammad Ludin Nasution bin Lobe Marusin bin Ja Manorsa bin Amal bin Ja Gading. Beliau adalah ulama kharismatik asal Sumatera Utara yang menjabat sebagai Mustasyar PBNU dari tahun 1999-2009.

Syekh Mukhtar Muda lahir di Wek II Gelanggang, Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Tapanuli Selatan (saat ini menjadi Kabupaten Padang Lawas, hasil pemekaran wilayah) pada Ahad, 22 Ramadhan 1340 H/9 Januari 1921 M.

Beliau dikenal sebagai sosok ulama yang gemar mengajar dan mensyiarkan agama, kemantapan ilmu beliau membawanya sebagai pengajar di usia muda. Walau begitu, Syekh Mukhtar Muda banyak menimba ilmu dari para ulama dalam negri dan ulama Mekkah.

Beberapa di anatar guru beliau adalah Syekh Abdullah Afifuddin (Rais Syuriyah PW Nahdlatul Ulama Sumatera Utara tahun 50 s/d 60-an), M. Said Johor (Guru Oboh), Sayid Alawi al-Maliki, Syekh Muhammad Araby al-Maghriby, Syekh Syarnuby al-Palimbany, dan masih banyak lagi guru-guru beliau.

Syekh Mukhtar Muda mulai mengajar pada tahun 1942 di beberapa madrasah di kota kelahirannya. Beliau juga diamahkan menjadi pimpinan pondok pesantren karena kapasitas keilmuan yang dinilai sangat mumpuni.

Pengabdian Syekh Mukhtar Muda di NU juga dimulai dari bawah, beliau mengabdi di jajaran MWCNU pada tahun 1948, hingga menjadi Mustasyar pada tahun 1999.

Karena kirpah dan perannya dalam mengajar, pada tahun 1992, Gubernur Sumatera Utara saat itu menganugerahi Syekh Mukhtar Muda sebagai “Pembina Pendidik Terbaik Sumatera Utara”. Kiprahnya tersebut tidak hanya dalam bidang pendidikan, melainkan bidang dakwah, dan kemasyarakatan.

Syekh Mukhtar Muda juga turut memberantas degradasi moral yang ada di Sumatera Utara, bersama dengan beberapa organisasi pemuda dan pemerintah. Kiprahnya inilah yang membuat beliau sangat dihormati dan disegani oleh masyarakat. Terlebih murid-murid beliau yang menjadi orang yang berpengaruh di pemerintah, guru, ustaz, ulama, hingga pengusaha.

Lokasi Makam

Syekh Mukhtar Muda wafat pada Sabtu, 12 Dzulqaidah 1430 H/31 Oktober 2009 M di Sibuhuan pada pukul 08.45 di usia 90 tahun. Makam beliau terletak di Komplek Perkuburan Muslim Banjar Kubur, Jl. Ki Hajar Dewantara, Desa Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara.

Sumber foto: FB Muharram Hutasuhut II


Editor: Daniel Simatupang