27 Jan 2022 ยท 20.201 dibaca · Gadai
Laduni.ID, Jakarta – Saya butuh uang 20 juta, lalu saya berutang kepada tetangga dengan menggadaikan sawah saya. Tidak ada perjanjian kapan maksimal dilunasi, tapi tetangga saya hanya mau mengutangi asalkan sawah tersebut boleh digarap oleh beliau sampai saya berhasil melunasi utang tersebut. Bolehkah akad seperti ini?
Jawab:
Dalam Mazhab Syafi‘i akad seperti itu adalah akad yang batil, tidak sah dan terlarang. Sebab mensyaratkan manfaat pengelolaan sawah pada akad utang piutang, bermakna pemberi utang menarik keuntungan dari perbuatan baiknya mengutangi orang lain. Yang seperti ini riba dan riba hukumnya haram. Dalil yang menunjukkan haramnya riba seperti ini adalah aแนฃar sahih dari banyak sahabat. Di antaranya seperti yang diriwayatkan al-Baihaqi sebagai berikut:
«ุนููู ููุถูุงููุฉู ุจููู ุนูุจูููุฏู ุตูุงุญูุจู ุงููููุจูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู ู ุฃูููููู ููุงูู: " ููููู ููุฑูุถู ุฌูุฑูู ู ูููููุนูุฉู ูููููู ููุฌููู ู ููู ููุฌูููู ุงูุฑููุจูุง». [«ุงูุณูู ุงููุจุฑู - ุงูุจูููู» (5/ 573 ุท ุงูุนูู ูุฉ)]
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan โ tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+