Mbah Liem Bangunkan KH. Hasyim Asy'ari untuk Bantu Gus Dur

Mbah pripun niki Gus Dur mau kalah”,(Mbah bagaimana ini Gus Dur mau kalah) “wis rasah kakehan polah, ayo ndungo bareng, nangekke Mbah Hasyim” (sudah jangan banyak tingkah ayo berdo’a bersama membangunkan Mbah Hasyim)

Biografi KH. Muslim Rifai Imampuro (Mbah Liem)

Biografi Mbah Liem KH Muslim Rifai Imampuro ulama Nahdlatul Ulama Klaten Jawa tengah

KH. Munasir Ali, Kiai Komandan Condromowo

Tengah malam, saat ia menikmati tidur lelahnya yang baru sampai dari perjalanan Mojokerto-Cipasung, ia dibangunkan oleh Mbah Liem. Ia diminta oleh Mbah Liem untuk ikut berkeliling melakukan riyadoh pada tempat yang akan dijadikan sebagai arena Muktamar.

Mbah Liem: "Nguwongke Uwong, Gawe Legane Uwong"

Salah satu ajaran moral KH. Muslim Rifa’i Imampura adalah “nguwongke uwong, gawe legane uwong”, arti ungkapan tersebut adalah memanusiakan manusia dan membuat orang lain merasa lega/senang.

Sya’ir Anak Anung KH Muslim Rifai’i Imampuro (Mbah Liem)

Syi’ir ini berisi doa dari KH. Muslim Rifa’i Imampura kepada Allah SWT agar anak, cucu, santri dan semua yang mendarasnya menjadi pribadi yang memiliki sifat-sifat sebagaimana yang termaktub dalam isinya.

Pujian Shalat Khas Ponpes Al-Muttaqien Pancasila Sakti (ALPANSA) Bagian 1

Pujian adalah bacaan shalawat dan syair, baik berbahasa Arab maupun Jawa, yang dilantunkan sesudah adzan sampai dengan menjelang iqamah/shalat di masjid atau mushalla.

Pujian Shalat Khas Ponpes Al-Muttaqien Pancasila Sakti (ALPANSA) Bagian 2

Pujian adalah bacaan shalawat dan syair, baik berbahasa Arab maupun Jawa, yang dilantunkan sesudah adzan sampai dengan menjelang iqamah/shalat di masjid atau mushalla.