DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Beliau merupakan tokoh pemuka masyarakat wong Pelembang yang cukup terpelajar dan aktif dalam berbagai organisasi sosial keagamaan. Nama lengkapnya Raden Haji Muhammad Akil bin R. Amir Manteri
Dr. KH. Moch. Ujang Saefullah, Drs.,MM.Pd. lahir di Subang pada tanggal 6 April 1964, beliau anak kedua dari pasangan Bapak H. Sukiman dan Ibu Angrum. Beliau dibesarkan dari keluarga yang berlatar pendidik atau guru.
KH. Uci Turtusi adalah tokoh ulama besar yang sangat dihormati dan disegani oleh semua kalangan masyarakat, beliau sangat berjasa besar karena telah mengharumkan bangsa Indonesia terutama Kabupaten Tangerang Banten.
Di lain kesempatan, konon KH. Romli pernah di tahan oleh penjajah, namun anehnya setiap shalat jamaah di Pondok Njoso akan dimulai, beliau selalu hadir dan mengimami shalat, namun kemudian kembali lagi. Hal inilah yang pada akhirnya menggemparkan para penjajah saat itu.
Biografi KH. Noerhasan Nawawie, Kyai Sufi Tanpa Ambisi
Di antara keistimewaan Madrasah An-Nahdhoh ini adalah meluluskan lebih awal murid-muridnya yang unggul untuk membantu mengajar di situ. Di antara sekian banyak siswanya, terpilihlah Al-Habib Abdul Qodir untuk diluluskan dan diizinkan mengajar.
Dedikasinya sebagai pengajar hukum tata negara membuat dirinya diberikan gelar kehormatan oleh Presiden berupa Satya Lencana pada tahun 2004.
Sudah bukan asing lagi, bila Pondok Pesantren Sunan Pandanaran (PPSPA) itu tempatnya orang yang ingin menghafalkan Al-Qur’an. Dan sebagai pelengkapnya, KH. Mufid menyarankan para anak didiknya untuk membaca shalawat dala’ilul khoirot minimal seminggu sekali. Istilahnya beliau, ”Al-Qur’an di tangan kanan dan shalawat di tangan kiri”.
KH. Ja’far Shodiq Aqiel Siroj, akrab dipanggil Buya Ja’far oleh para santrinya lahir di kompleks Pondok Pesantren Kempek, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon. pada tanggal 1 Juni 1951
Nama lengkapnya adalah KH. Soeratmo Muhammad Idris, tapi beliau lebih dikenal dengan panggilan Mbah Kiyai Muhammad Idris Kacangan. Beliau lahir pada tanggal 1 April 1913 M. Beliau merupakan putra dari pasangan KH. Amir Hasan Yogyakarta dan Ny. Aisyah binti KH. Idris Boyolali.