Semangat Belajar Tgk. Jambi Begitu Menggelora Meraih Impian dan Cita-cita #4

Semangat Belajar Tgk. Jambi Begitu Menggelora Meraih Impian dan Cita-cita #4

LADUNI.ID,ULAMA- Saat Tgk Jambi kala itu masih kelas enam, obsesi untuk melanjutkan ke dunia kuliah tidak pernah terlintas dan terbayangkan, namun saat itu harus ada mahasiswa untuk kuliah perdana, terpaksa mereka yang kelas enam dibolehkan untuk kuliah, kalau tidak, eksistensi dan keberadaan STAIA akan terganggu. Saat itu mereka yang kelas enam "diwajibkan" kuliah dengan banyak pertimbangan. Tgk Jambi akhirnya harus mengikuti ajakan tersebut.

Musafir ilmu Tgk Jambi di MUDI tidak terlepas dari keberkahan Ilmu dari Guru Malam Tgk Yakop Kuta Cane dan Tgk Ilyas Caleu, Guru Pagi Tgk Nasruddin Blang Jreun, Tgk Syarwan, Tgk  Jufri Langsa, Tgk Lutfi Arongan, Tgk Muhammad Alue Lhok dan Tgk Hanifuddin Pereulak, Guru Sore Tgk H Zahrul Fuadi Mubarak, yakni Abi Mudi dan guru lainnya.

Semua mereka merupakan pelita dalam kehidupan sepanjang hayat  yang telah banyak memberikan nurul ilmu Tgk Jambi dalam penguasaan kitab kuning dari merekalah mujahidin Jambi itu mampu menyelami samudera ilmu via turast klasik. 

Di samping itu, salah satu tradisi yang mengakar di dunia dayah, tradisi mengulang menjadi buah bibir para Tgk rangkang hampir setiap waktu kata kata " Ayo mengulang" keluar dari mulut Teungku Rangkang singgah di dalam dada santri yang ingin sukses mendalami ilmu agama, tradisi mengulang di Dayah mampu membentuk seseorang menjadi kutu kitab untuk bisa merayap menjemput masa depan yang gemilang beliau semasa belajar di surga dunia MUDI Masjid Raya Samalanga. 

Tgk Jambi pernah belajar private khusus atau mengulang kitab Musthalah Hadits, Qhayah Ushul, Ilmu Mantiq dan Jauhar maknun bersama Tgk Tarmizi Aceh Selatan, Tgk H Helmi Imran, MA dan Tgk Syukri Waly, Tgk Bakhtiar Banda Aceh dan Tgk  Syarbaini Jambi, semoga guru semua senantiasa diberikan curahan Rahmat oleh Allah SWT dunia dan Akhirat.

Perjalanan sang musafir ilmu terus menggeluti dunia ilmu dan seperti yang dijelaskan sebelumnya Tgk. Jambi yang awalnya tidak pernah bermimpi melanjutkan kuliah strata satu, akhirnya tanpa terduga mimpi itu hadir menyapa Tgk. Jambi hingga selesai di IAI al-Aziziyah Samalanga di sekitar komplek dayah tersebut. Memang untaian "Jak Beut Laju Mandi Meurumpok " terus terbukti dan menyapa Tgk. Jambi, namun sampai disitukah perjalanan mujahidin Jambi? (Bersambung)

***Helmi Abu Bakar El-Langkawi,  Penggiat Literasi asal Pidie Jaya