Ponpes Darun Nasyiin Gelar Nuzul Quran sekaligus Haul Akbar KH. Abdul Hamid Banyuanyar

Ponpes Darun Nasyiin Gelar Nuzul Quran sekaligus Haul Akbar KH. Abdul Hamid Banyuanyar

LADUNI.ID, KUBU RAYA - Yayasan Al - Ikhsan Darun Nasyiin, Jadi tuan rumah haul akbar, yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Darun Nasyiin Jalan Trans Kalimantan Desa Simpang Kanan Sungai Pelaik Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya. Kamis,23/5.

Kegiatan ini dihadiri oleh dua  tokoh penceramah yakni RKH.Lutfi Bin RKH. Ahmad Said dari Pondok Pesantren Madinatul Ulum Cangkreng Jember Jawa Timur serta  RKH.Baqir Bin RKH. Hasan Baqir Pengasuh Pondok Pesantren Almujtahid Pal VII Pamekasan Madura, Selain itu, hadir pula Pengasuh Pondok Pesantren Darun Nasyiin, Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Firdaus, Alumni Santri Banyuanyar, Alumni Pondok Mambaul Ulum Bata - Bata, Alumni Pondok Almujtama' Plak - Plak, Alumni Darun Nasyiin,Alumni Madinatul Ulum Cengkreng Jember, Ketua FKMSB KALBAR,FKMD KALBAR, Ketua Koodinator Daerah (korda) Kalbar. 

Ainun Najib selaku ketua yayasan dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Para Guru, Alumni, Wali Santri dan tamu undangan yang bersedia hadir dalam haul akbar. Yang ditempatkan dipondok darun nasyiin demi menyambung tali silaturrahmi antara guru dengan Murid. Mengenang daripada jasa perjuangan pendiri pondok pesantren darun nasyiin yang juga merupakan alumni pondok pesantren banyuanyar yang dititahkan untuk membangun pesantren dengan harapan barokah dari kiai baqir Bin abdul hamid banyuanyar. paparnya

Dirinya tidaklah bangga, meski dilahirkan dari seorang ibu daripada istri Kh. Abdus Syakur Nur Halim (ayahnya). Jika memutuskan hubungan silaturrahmi antara guru dengan keluarga Ponpes Darun Nasyiin  Dan Beliau meminta maaf apabila acara haul ini tidaklah seramai haul pondok darnas itu sendiri, dikarenakan berbeda hari yang nonotabennya masyarakat lebih suka dihari pekan.

Acara dilanjutkan dengan rangkaian, pembacaan tawassul oleh Raden KH.Baqir dengan pembacaan surat yaasin, tahlil dan sholawat bersama. Yang di pandu ustadz habib rombongan Raden KH. Baqir dari madura. 

Kemudian pada acara inti, acara mauidotul hasanah dipaparkan langsung oleh Raden KH. Lutfi Bin Raden KH. Ahmad Said yang merupakan Paman daripada Raden KH. Baqir selaku pengasuh pondok pesantren madinatul ulum cangkreng jember jawa timur. Beliau menjelaskan tentang siroh dari perjalanan dan perjuangan dakwah syekh Raden KH. Abdul Hamid Banyuanyar. Begitu pun dalam alquran kita ketahui bahwa adanya hail ini tidak lain agar supaya lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, lewat zikir,pembacaan Akutan, dan tahlil serta memanjat doa bersama. Baik untuk para guru kita dan almarhumin jamaah sekalian yang ada dikeluarganya masing - masing.

"Pada kesempatan haul tersebut, juga bertepatan dengan haul Ponpes  Banyuanyar. Mengambil ikhtibar dari acara ini banyak orang - orang yang berebut merayakan haul demi mengambil hikmah di dalamnya."

"Kita menghormati para guru sama - sama mengharap barokah. Dari ilmu yang pernah kita tempuh selama dipondok pesantren. Seberapa bermanfaat ilmu yang kita peroleh bisa diamalkan. Karena ilmu itu mudah di dapatkan, namun betapa pentingnya ilmu tersebut bisa bernasab (bersambung) dengan guru kita. Banyak ilmu sifatnya instan yang hanya dapat diakses melalui handphone seluler. Berbagai macam ilmu bisa didapatkan dengan sangat mudah, Akan tetapi tidaklah sama yang ditempuh melalui jalur pendidikan dipondok pesantren berkat jasa guru (kiai/ulama)." ungkapnya

"Hari ini banyak orang alim, tetapi akhlaknya sangat minim, sebab banyak bersambung dengan ilmu gurunya." ungkap KH. Lutfi

Kegiatan haul ditutup dengan titibanya waktu  azan maghrib langsung pembacaan doa dipimpimpin langsung oleh Raden KH. Lutfi, dilanjut dengan sholat maghrib berjamaah. (Ulil/Fauzi)