Banom NU di Mempawah Gelar Shalat Istisqa' dan Pembagian Masker

Banom NU di Mempawah Gelar Shalat Istisqa' dan Pembagian Masker

LADUNI.ID, MEMPAWAH - Hujan tidak turun dalam waktu yang cukup lama menyebabkan kebakaran sering terjadi membuat Kabut asap di berbagai titik di wilayah Kalimantan Barat. Hal ini berdampak 

Hal ini menjadi keprihatinan  Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Mempawah tergerak untuk menggelar kegiatan rSholat Istisqa yang merupakan sholat memohon hujan kepada Allah SWT. dalam agama Islam dan pembagian masker bagi para pengguna jalan. Rabu, 18/9. di Pondok pesantren Riyadhusshalihin, Desa Kampung Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah

Hadir dalam kegiatan tersebut, Pimpinan Pondok Pesntren Riyadusshalihin, KH. Mat Juri,  tokoh agama dan tokoh masyarakat, Demisioner Pengurus Cabang PMII Kabupaten Mempawah, Astif, ketua Pimpinan Cabang PMII Kabupaten Mempawah, Saiful Umam, pengurus Rayon PMII Komisariat Sekolah Tinggi Agama Islam Mempawah, Ketua PC IPNU Mempawah, Haris didampingi beberapa pengurus cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Mempawah. 
Tepat pukul 08.00 WiB. Pagi hari  sholat istisqa dimulai yang diikuti oleh santriwan serta santriwati Pondok Pesantren Riyadusshalihin.

Pelaksanaan sholat berjalan baik dan lancar yang di imami langsung oleh Pimpinan Pondok Pesntren Riyadusshalihin, KH. Mat Juri.

Dalam sambutannya sebelum sholat istsqa digelar ia menjelaskan tata caea pelaksanaan sholat memohon Hujan tersebut yakni sama halnya seperti pelaksanaan sholat Idul Fitri hanya niatnya saja yang berbeda. 

Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan  pembagian masker oleh segenap mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia dan Pelajar IPNU dan IPPNU yang juga didampingi langsung oleh ketua PC. PMII dan ketua terpilih IPNU Kab. Mempawah. Masker-masker dibagikan kepada pengguna jalan dengan maksud setidaknya mengurangi asap kabut yang terhirup oleh setiap pengguna jalan.  (Haris Rosi/Nursieh)