Soal Tuan Rumah Muktamar NU ke-34 2020, Ini PWNU yang Jadi Kandidat Tuan Rumah

Soal Tuan Rumah Muktamar NU ke-34 2020, Ini PWNU yang Jadi Kandidat Tuan Rumah

Foto: Rapat Pleno PBNU di Ponpes Al-Muhajirin II Purkawarta, Sabtu (21/9)

LADUNI.ID, Purwakarta - Rapat Pleno PBNU melalui Tim 5 bersepakat menunjuk tiga daerah menjadi tuan rumah Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama tahun 2020 mendatang. Tiga daerah itu adalah Provinsi Lampung, Jawa Barat, dan Kalimantan Selatan.

“Berdasarkan berbagai pendalaman, verifikasi, pertimbangan dan survei ke lapangan, akhirnya Tim 5 mengusulkan nominator yang menjadi penyelenggara Muktamar ke-34 NU yakni Provinsi Jawa Barat, Kalimantan Selatan dan Provinsi Lampung,” kata anggota tim lima Muktamar Gus Aizuddin, saat mengumumkan penyelenggara Muktamar ke-34 NU di Pesantren Al-Muhajirin, Cisereuh Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (21/9) malam.

Tim 5 tersebut adalah lima orang yang ditunjuk PBNU yakni H Robikin Emhas, H Umar Syah, H Suwaidi D Pranoto, H Andi Najmi Fuadi, dan H Aizuddin Abdurrahman. Sebelum menunjuk tiga daerah tersebut banyak sekali tahapan yang sudah dilakukan tim 5, di antaranya verifikasi administrasi ajuan PWNU kandidat penyelenggara muktamar dan survei lapangan.

Ketua Tim 5 H Robikin Emhas mengatakan, penetapan nominator tuan rumah muktamar berdasarkan indikator penilaian yang telah diputuskan PBNU. Indikator tersebut antara lain adalah backround daerah nominasi. Apakah daerah itu sudah pernah menjadi tuan rumah muktamar sepanjang NU berdiri. Indikator lain adalah performa PWNU dan PBNU di daerah saat muktamar dilakukan, lalu kebutuhan penguatan organisasi di wilayah itu.

Setelah itu, pertimbangan sosio politik dan kultural serta berbagi tanggung jawab PWNU dan PBNU ketika tahapan muktamar digelar. Tim lima, kata dia, hanya merekomendasikan ulang nominasi tempat Muktamar Ke-34 NU kepada pengurus harian PBNU berdasarkan kriteria dan hasil kerja yang dilakukan Tim 5.

Sebelumnya, tujuh PWNU pengusul untuk menjadi tuan rumah Muktamar ke-34 NU tahun 2020 adalah PWNU Sumatera Utara, PWNU Sumatera Selatan, PWNU Lampung, PWNU Banten, PWNU Jawa Tengah, PWNU DI Yogyakarta, dan PWNU Kalimantan Selatan.

Para pengurus PWNU tersebut sudah melakukan pemaparan secara maraton di pada di PBNU,  Rabu 4 September 2019 lalu. (Rafa/nu.or.id/nulampung)