DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Salah satu tantangan besar yang dihadapi Rasulullah SAW dalam berdakwah bukan hanya penolakan dari kaum musyrik, tetapi juga munculnya orang-orang yang memahami agama secara berlebihan, tergesa-gesa, dan kehilangan keseimbangan. Cara berpikir seperti ini dalam literatur Islam dikenal sebagai sikap ghuluw (berlebih-lebihan) dalam beragama.
Salah satu keistimewaan Rasulullah SAW sebagai pemimpin bukan hanya terletak pada kasih sayang beliau, tetapi juga pada kecerdasannya dalam mendidik karakter para sahabat. Terkadang keputusan beliau tampak sederhana, bahkan memunculkan pertanyaan dari sebagian sahabat. Namun di balik itu terdapat hikmah yang sangat mendalam.
Islam adalah agama yang sangat menjunjung tinggi kedudukan kedua orang tua. Berbakti kepada ayah dan ibu bahkan ditempatkan setelah perintah mentauhidkan Allah dalam banyak ayat Al-Qur'an. Tidak ada agama yang begitu rinci mengajarkan penghormatan kepada orang tua sebagaimana Islam.
Sesuai dengan nama beliau, Mbah Yai Din adalah perhiasannya agama. Putra kinasih Kiai Djazuli dan Nyai Rodliyah, orang tuanya. Putra tertua kiai Djazuli yang hidup hingga dewasa. Pengatur ritme Pesantren Al Falah Ploso Kediri, pengayom bagi adik-adiknya. Kiai Huda, Kiai Hamim (Gus Miek), Kiai Fu'ad, Kiai Munif dan Nyai Lailatul Badriyah.
Allah SWT menciptakan alam semesta dengan keberagaman yang luar biasa. Tidak ada satu pun ciptaan-Nya yang sia-sia. Perbedaan warna kulit manusia, bentuk gunung, luasnya samudra, hingga hembusan angin merupakan tanda-tanda kebesaran Allah yang mengajak manusia untuk berpikir dan bersyukur.
Di tengah kehidupan yang penuh dengan kekhawatiran terhadap masa depan, jabatan, harta, dan penilaian manusia, seorang Muslim perlu terus menguatkan tauhidnya. Sebab hanya dengan tauhid yang benar, hati akan memperoleh ketenangan dan keberanian menghadapi kehidupan.
Salah satu sifat agung yang diajarkan Islam adalah kasih sayang (rahmah). Seorang Mukmin tidak hanya menerima limpahan rahmat Allah SWT untuk dirinya sendiri, tetapi juga berusaha memancarkan kasih sayang itu kepada sesama manusia, bahkan kepada seluruh makhluk ciptaan-Nya.
Ali Ad-Daqqaq adalah sosok yang luar biasa. Meskipun tahu bahwa menyampaikan jawaban Rasulullah via mimpinya akan mengancam nyawanya, ia tetap memberanikan diri.
Kisah ini menjadi bukti nyata bahwa kaum muslimin di masa lalu sangat mencintai dan menghormati Rasulullah SAW. Mereka tidak tinggal diam ketika ada ancaman terhadap kehormatan beliau.
Pernahkah Anda menyaksikan hamparan putih membentang luas di permukaan laut, bagaikan buih yang menari-nari di atas gelombang? Fenomena alam yang memukau ini dikenal dengan sebutan "busa laut" atau "zabad al-bahr". Di balik keindahannya, terdapat misteri ilmiah yang menarik untuk diungkap, dan yang lebih menakjubkan lagi, Al-Quran telah mengisyaratkannya sejak 14 abad silam.