Islam Nusantara

 

Kelahiran dan Fisik Nabi Muhammad Saw Menurut KH. Husein

Malam kelahiran Nabi adalah malam yang bertaburan cahaya yang memancar dari langit biru bening.

Ketika Kiai Abdul Hamid Merasa Tidak Enak dengan Kemasyhurannya

“Saya ingin sekali seperti kiai Syarwani Abdan. Dia itu alim tapi Mastur (tertutup) tidak Masyhur (terkenal) kalau saya ini sudah terlanjur Masyhur, jadi saya ini sering kerepotan karena harus menemui banyak orang. Menjadi orang masyhur itu tidak lah  mudah, bebannya itu berat, kalau Kiai Syarwani itu enak, jadinya tidak banyak didatangi orang orang. "

Bulan Maulid: Ngaji Naskah Walisongo Keturunan Nabi Muhammad SAW

Bulan maulid Baginda Nabi SAW., bulan ngaji naskah-naskah Para Wali Songo  keturunan Baginda Nabi SAW., pewaris ilmu Baginda Nabi SAW. untuk Islam Nusantara sebagai rahmatan lil-'alamin

Kisah Karomah KH. R. As’ad Syamsul Arifin yang Dapat Hadir di Banyak Tempat dalam Satu Waktu

Ada sebuah kisah yang mengisyaratkan bahwa KH. R. As’ad Syamsul Arifin memang bukanlah ulama sembarangan. Kisah itu terjadi pada saat Kiai Mujib (teman KH. As’ad) diajak KH. As’ad menghadiri delapan acara walimah haji yang berada di luar kota.

Kisah KH. Masduqi Ali Babakan, Sosok yang Mengasuh Gus Dur Saat Kecil

Karena prilaku anaknya yang nakal tersebut, akhirnya KH. Wahid memohon kepada Masduqi Ali untuk menemani, membimbing dan mengasuh Gus Dur. Maka sejak itulah, KH. Masduqi Ali menjadi sosok pengasuh Gus Dur.

Berusia 1 Abad, Al-Qur’an di Gunungkidul Ini Dipercaya Peninggalan Trah Majapahit

Sebuah Al-Qur’an kuno yang diprediksi telah berusia lebih dari 1 abad masih dirawat oleh seorang takmir Masjid di Padukuhan Wonojoyo, Kelurahan Genjahan, Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul. Al-Qur’an ini dipercaya milik keturunan Majapahit yang menyebarkan Islam di Gunungkidul.

Karakter Pesantren Dalam Pandangan KH. Husein Muhammad (3)

Pesantren dapat menerima perkembangan ilmu pengetahuan dari manapun datangnya, tetapi juga tetap menghargai pemahaman keagamaan konservatif sepanjang memberikan manfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan mereka.

Hari Santri: Hari Ngaji Hanacaraka Bersama Santri-santri Jawa

Hari Santri Nasional, hari ngaji Hanacaraka bersama kreatfitas intelektual santri-santri Jawa: Ini naskah Serat Selarasa dalam naskah British Library di London, dirampok Raffles dari Yogya pas invasi Jawa 1814.

Wajahnya Memancarkan Cahaya, Bukti Karomah KH. Syaerozie Cirebon

Pada suatu malam, KH. Abdul Hannan berkeliling melihat-lihat kamar para santri yang sedang istirahat (tidur), beliau melihat di dalam salah satu kamar ada cahaya yang terpancar dari wajah salah seorang santri. Santri tersebut adalah KH. Syaerozie.

Dawuh KH. Maimoen Zubair untuk Hari Santri Nasional 22 Oktober

KH. Maimoen Zubair memberikan nasihat kepada para santri agar Hari Santri Nasional bukan cuma sekedar perayaan, tapi bagaimana menumbuhkan rasa nasionalisme, menumbuhkan rasa kesantrian.