Artikel

 

Kontekstualisasi Kitab Kuning

 Di hadapan ratusan mahasantri Ma'had Aly se Indonesia, yang sedang menyelenggarakan "Bahtsul Masail Nasional I di Pesantren Al-Rifa'i, Malang, saya diminta bicara tentang "Kontekstualisasi Kitab Kuning". Saya antara lain mengatakan : Perubahan adalah niscaya.

Literasi dalam Islam : Perbedaan Syarah dan Ta'liq

Istilah “ta’liq” (التعليق) disebut juga “ta’liqoh” (التعليقة). Bentuk jamaknya adalah “ta’liqot (التعليقات) atau “ta’aliq” (التعاليق). Secara bahasa, makna ta’liq adalah “komentar” atau “penjelasan” atau “catatan”. Kalimat yang berbunyi “u’alliqu ‘ala kalamihi” bermakna, “Saya mengomentari ucapannya”

Mewariskan Ingatan

Mewariskan ingatan adalah sebuah langkah kecil tapi berdampak besar. Apabila seserang merawat ingatan mengenai kebersamaan, optimisme, dan cinta kasih lalu diwariskan secara turun temurun, maka proses ini akan mengkristal dalam benak dan berlanjut pada tindakan seseorang.

Para Peniru Kaum Sufi

Kini kaum shufi yang bersih, ikhlas lahir dan batin, telah tiada sejak mereka wafat. Kini yang tersisa hanyalah kisah-kisah indah mereka. Para peniru mereka kini berhimpun dalam organisasi tarekat yang semakin kehilangan hakikatnya, karena kosong dari ilmu, kejahilan yang merata, kecintaan pada dunia, dan kerakusan untuk meraih tujuan-tujuan rendahan dari kehidupan duniawi.

Hanya Tuhan yang Pantas Menertawakan

Suatu waktu ada seorang anak bergegas membeli sepotong pizza untuk ibunya yang baru datang dari kampung. Makanan ala Italia tersebut tergolong istimewa dengan citarasa khas dan dianggap paling enak. Dalam benak pemuda tersebut, ibunya pasti menyukainya dan akan mengatakan enak sebagaimana dirinya yang lebih dulu jatuh selera pada pizza.