Kolom

 

Belajar Toleransi Agama dari Fakfak Papua dengan Filosofi “Satu Tungku Tiga Batu”

Toleransi agama akan selalu menjadi pembahasan krusial di tengah-tengah masyarakat Indonesia. Hal ini disebabkan latar belakang masyarakat Indonesia yang agamis, yang mempunyai kepercayaan, meyakini adanya Tuhan Yang Maha Esa, meskipun berbeda-beda agama yang dipeluknya.

Menyikapi Perbedaan Pendapat dalam Penentuan Awal Bulan Ramadhan dan Syawal

Dalam konteks keindonesiaan, pemerintah memegang peranan sentral dalam mengeluarkan kebijakan penentuan awal Ramadhan dan Syawal yang seharusnya diikuti oleh seluruh umat Islam di Indonesia.

"Menikmati" Kehidupan dengan Nafsu

Nafsu itu ada pada diri manusia, tapi bukan untuk dilawan, diperangi, atau bahkan dihilangkan. Nafsu itu ada untuk disalurkan, di-manage atau dikelola agar nafsu tidak menjadi liar sehingga menguasai diri manusia itu sendiri.

Perbedaan Pendapat di NU Itu Biasa

Tidak ada yang lantas takut mendekat karena akan disalah-salahkan para kyai atau dianggap kurang Islami. Ini karena para kyai sudah biasa melihat keragaman budaya, keragaman pendapat dan keragaman pilihan politik. Inilah ahli waris Nabi Muhammad SAW yang sesungguhnya. Apik kabeh.

Cara Terbaik dalam Menyikapi Perbedaan

Perbedaan pemaknaan atas teks keagamaan atau bahkan teks-teks yang lain pada akhirnya perlu dicari jalan keluarnya melalui mekanisme yang paling baik dan sejalan dengan perintah Al-Qur’an, yakni dialog, musyawarah, dan cara-cara lain yang demokratis.

Renungan Seputar Makna Hikmah

Hikmah adalah suatu proses yang telah dilalui seseorang dalam hal agama ataupun dalam kehidupan sehari-harinya. Ketika orang tersebut sedang dalam fase quarter life crisis, maka hikmah yang diperoleh adalah bahwa hal itu akan dapat mengajarkan kita arti kedewasaan dalam mengambil sikap.

Perempuan itu Ibarat Cermin bagi Laki-Laki

Perempuan sebagai cerminan laki-laki, mengandung pengertian bahwa untuk melihat bagaimana laki-laki, baik karakter dan akhlaknya, tinggal melihat dalam cermin; bagaimana laki-laki memperlakukan perempuan. Dalam hal ini, maka laki-laki terpantulkanlah kebaikan dan keburukannya.

Mengingat Kembali 9 Pedoman Politik Warga NU

Jika ditelaah kembali lika-liku perjalanan NU, maka akan didapati banyak fakta yang mengungkapkan bahwa NU memegang teguh pada komitmen politik kebangsaan, politik kerakyatan, dan etika politik.

Tujuh Poin untuk NU Menjadi Bagian dari Masyarakat Dunia

Ada tujuh poin yang dibangun Rasulullah SAW, dan pada poin-poin itulah NU meneladani misi yang diemban oleh Rasulullah SAW untuk menjadi bagian dari dunia. Dan inilah yang mesti diperkuat sebagai gerakan misi NU ke depan.

Kebijaksanaan dalam Membangun Peradaban

Perjanjian yang dibuat Umar bin Khatthab tersebut menggambarkan pandangannya yang sangat mendalam tentang kerahmatan Islam yang tidak hanya diberikan kepada bangsa dan umatnya sendiri, melainkan kepada semua umat manusia apapun agama yang dianutnya.

Menampilkan 1 - 10 dari 1.396 Kolom