DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Moment hari kemerdekaan RI sering diwarnai dengan perlombaan menarik. Apa saja perlombaan itu?
- Dalam beberapa tahun belakangan ini kelompok keagamaan literal ketat terus mendesakkan pikiran keagamaan mereka ke ruang publik politik. Mereka mengklaim diri sebagai pemegang pemahaman keagamaan paling benar dan otentik, sesuai dengan Al-Qur'an dan Al-Sunnah.
Kajian Kita Hikam Pasal 8 tentang, 'Pencapaian Ma'rifatullah adalah Hadiah Istimewa Allah'
Di Arafah, 15 abad lampau, Nabi Muhammad saw, menyampaikan pesan terakhirnya. Pesan itu ditujukan, bukan hanya kepada kaum muslimin yang hadir di sana, tetapi juga kepada seluruh umat manusia di mana saja dan untuk selama-lamanya. Pidato ini disampaikan Nabi di atas untanya; al-Qashwa,
Kisah Haji Zainal Abidin Ikhwan Thoriqoh Qodiriyah wan Naqsabandiyah Rabhitoh kepada Tuan Guru Muhammad Zainuddin Abdul Madjid Lombok
Adelaide adalah kota yang menjadi saksi bisu dan duka karena ditinggal Mbah Maimun.
Para ulama memiliki tanggung jawab yang besar untuk memastikan transfer ilmu pengetahuan kepada generasi yang akan datang. Tanggung jawab inilah yang menuntut mereka untuk mendokumentasikan ilmu-ilmu yang diberikan Allah kepada mereka melalui guru mereka,
- Pernah suatu ketika, Imam Ahmad bin Hanbal duduk ittika' (duduk bersandar) karena sakit. Kemudian disebutkan dihadapan beliau nama salah seorang sholihin, seketika beliau duduk tegak dan berkata: "Tidak baik duduk ittika' saat disebutkan nama orang sholih".
Sumber pengetahuan agama yang paling digemari publik hari ini adalah buku-buku/kitab-kitab yang bisa menenangkan hati dan memberikan harapan/janji kedamaian hidup.
Jahiz, seorang esais, sastrawan dan teolog aliran Muktazilah ternama, menulis kisah unik berikut dalam Kitab Al-Bukhala’. Dalam buku itu Jahiz menyoroti fenomena “pelit masal” di masa itu (abad 2 H/9 M). Orang Merv (مرو, Marwa) adalah orang paling pelit di dunia saat itu, ujar Jahiz. Ia berkisah: