DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
KH. Nashiruddin Qodir memiliki nama lengkap KH. Muhammad Nashiruddin Qodir yang kerap dipanggil mbah Yai Nashir bagi masyarakat. Beliau merupakan pendiri dari Pondok Pesantren Darut Tauhid Al Hasaniyyah Tuban. Beliau lahir di Desa Tanggir Kecamatan Singgahan Kabupaten Tuban pada tanggal 1 Juli 1949, bertepatan dengan agresi militer ke-2.
Kita adalah manusia biasa yang penuh dengan kelemahan. Dalam kelemahan itulah kita masih beriman kepada Allah. Dalam ketidakhebatan kita itulah kita selalu berusaha mendekati Allah.
Pondok pesantren Nida’ Al Qur’an berada di bawah naungan Yayasan Layanan Sosial Pendamping Dhuafa yang berkedudukan di Parakan, menempati tanah wakaf seluas 16.300 M.
"Umar bin Abdul Aziz juga berkata: 'Saya tidak senang jika para Sahabat Nabi Muhammad SAW tidak berbeda pendapat. Sebab jika tidak ada perbedaan maka tidak ada keringanan."
Kiai Masduqi lahir di Desa Saripan, (Syarifan) Jepara, Jawa Tengah, pada 1 Juli 1935 M. Lahir dari keluarga agamis dan fanatik terhadap agama, beliau tumbuh sebagi sosok yang tegas dan berani membela kebenaran.
Menurut Gus Baha, kesalahan memahami sejarah bisa berujung pada kesalahan menilai aqidah. Dan dalam konteks ini beliau mengaitkan pada kesalahan fatal kaum Yahudi yang menganggap Nabi Sulaiman hanya sekadar seorang raja, bukan seorang nabi.
Tahun Baru Islam disebut juga dengan Tahun Baru Hijriyah. Tahun Hijriyah merupakan tahun yang menjadi pedoman umat Islam dalam menandai peristiwa bersejarah.
Biasanya semarak menyambut Bulan Muharram semakin meriah dengan berbagai kegiatan seperti pawai obor, membuat bubur suro, puasa sunnah dan santunan yatim.
Muharram merupakan bulan yang paling utama untuk berpuasa setelah bulan Ramadhan, lalu diiringi dengan Rajab, Dzulhijjah, Dzulqo'dah dan Sya'ban.
Bagi masyarakat Jawa, Bulan Muharram atau Bulan Suro adalah salah satu bulan sakral setelah bulan puasa, Ramadhan. Bedanya, kalau bulan puasa penuh dengan ritual ibadah, baik pribadi maupun yang bersifat syiar agama, sedangkan Bulan Suro lebih banyak tidak menggelar acara kegembiraan.