DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Ketika Kyai Wahid menuliskan laporan ini di Jakarta, 20 April 1952, Kyai Wahid hanya bisa berdoa agar segala upaya ini tak sia-sia. Demi ribuan umat Islam Indonesia yang rindu ke Baitullah, semoga kapal-kapal itu segera berlayar membawa mereka menunaikan rukun Islam kelima.
Dengan thawaf, seorang Muslim merasakan kedekatan spiritual dengan Allah. Berada dekat dengan Kakbah, tempat yang sangat suci, menumbuhkan perasaan khusyuk dan tawadhu. Ini merupakan momen introspeksi dan pembersihan diri dari dosa-dosa.
KH. Anis Mansur Arsyad dilahirkan pada tanggal 10 Juni 1964 M, lahir di Buntet Pesantren Cirebon yang merupakan anak kedua dari pernikahan Kyai Arsyad Ilyas dengan Nyai Sa‘diyah.
KH. Sujadi merupakan santri Pesantren Al- Asy’ariyah Kalibeber wonosobo Jawa Tengah asuhan KH Muntaha al-Hafidz. Setelah menamatkan pendidikan pesantren, ia didawuhi (diperintah) oleh kiainya untuk hijrah dan berdakwah di Provinsi Lampung.
Ketika terbangun dari mimpi itu, Abdullah ibn Al-Mubarak tak bisa menenangkan dirinya. Ia yang sudah menunaikan haji, merasa belum puas sebelum mengetahui siapa gerangan Ali bin Al-Muwaffaq.
Yayasan Al-Asy’ariyyah yang berkantor pusat menyatu dengan Pondok Pesantren Al-Asy’ariyyah di Jalan KH. Asy’ari No. 9 berada di desa Kalibeber Kecamatan Mojotengah Kabupaten Wonosobo
KH. Ali Mas'ud atau yang kerap disapa dengan panggilan Gus Ud atau Mbah Ud lahir pada 1908 di Sidoarjo
Pesantren Bustanul Ulum didirikan oleh " KH. Ahmad Baidlawi " ibnu H. Abdus Syukur pada tanggal 7 Juni 1968 setelah beliau selesai menempuh masa pendidikan pesantren di Pondok Pesantren Al-Wafa Tempurejo Jember
“Dan (ingatlah), ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan), lalu Ibrahim menunaikannya dengan sempurna. Allah berfirman, ‘Sesungguhnya Aku menjadikanmu imam bagi seluruh manusia.’” (QS. Al-Baqarah: 124)