DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
KH. Nawawi Abdul Aziz beliau adalah ulama besar dari Yogyakarta, merintis dan pengasuh pesantren An-Nur di Ngrukem Bantul, Yogyakarta.
KH. Usman Cepu beliau adalah ulama berjasa besar dalam pendirian NU cabang Cepu dan pendiri pesantren Assalam Cepu.
KH. Usman Cepu beliau adalah ulama kharismatik dan pendiri pesantren Assalam Cepu. Beliau sangat berjasa atas pendirian Nahdaltul Ulama cabang Cepu.
Sebagaimana dijelaskan oleh Abi Quraish Shihab dalam acara Shihab & Shihab, Perjanjian Najran sering terlupakan, padahal itu mengandung pesan yang relevan hingga kini. Bahkan, ditegaskan bahwa perjanjian tersebut berlaku hingga akhir zaman.
Malahayati adalah salah satu tokoh perempuan paling luar biasa dalam sejarah Nusantara, terkhusus Aceh. Namanya melekat erat dengan keberanian dan kecerdikannya sebagai pemimpin militer dari Kesultanan Aceh. Di masanya, ia memegang jabatan tertinggi sebagai seorang laksamana, menjadikannya perempuan pertama di Nusantara yang menduduki posisi tersebut.
KH. Makhtum Hannan lahir pada 13 Juni 1938 M. di Cirebon. Beliau merupakan putra dari pasangan KH. Abdul Hannan dengan Nyai Solihah. Ayah beliau merupakan sesepuh Babakan Ciwaringin yang masih keturunan Sunan Giri bin Maulana Ishaq.
Pesantren Al-Basyir, Bogor, Jawa Barat, KH. Dudung Basyir
Ketika Syarifah Zahra ditanya apa sebenarnya rahasia keberhasilan dalam mendidik putra-putrinya hingga seperti sekarang ini, maka beliau akan menjawab dengan tawadhu’ bahwa semua itu adalah atas kehendak Allah SWT.
KH. Maksum Jauhari beliau sosok kyai pendekar sakti dari Lirboyo Kediri. Sejak awal nama besar Gus Maksum identik dengan kesaktian. Selain menguasai banyak aliran silat dengan sempurna, beliau juga memiliki banyak kemampuan linuwih lainnya.
Ketangguhan, kesabaran, dan keuletan, kiprah di masyarakat, integritas yang dipadu dengan munajat-munajat beliau kepada Allah, telah menjadikan Nyai Hj. Solichah sebagai sosok yang sangat dihormati, bukan hanya oleh anak-anaknya, tetapi juga oleh tokoh-tokoh NU, dan kolega-koleganya di luar NU.