DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Dalam hal ini, berbagai pandangan muncul mengenai pemberontakan tersebut. Beberapa di antaranya berpendapat bahwa pemberontakan ini terjadi sebagai kelanjutan konflik antara ulama dan uleebalang; pendapat ini sebagaimana dijelaskan oleh Ali Sastroamidjojo mengenai pemberontakan kepada anggota Dewan
Desa dalam pandangan masyarakat Jawa bukan sekadar ruang geografis, melainkan cerminan nilai-nilai kehidupan yang luhur. Konsep Milangkori mengajarkan kita untuk tidak hanya melihat desa sebagai tempat, tetapi sebagai metafora perjalanan hidup.
KH. Sofwan Abdul Ghoni atau lebih dikenal dengan sebutan Ajengan Wawan beliau dilahirkan pada hari Rabu tanggal 5 September 1973 atau dalam penanggalan Hijriyah bertepatan dengan tanggal 7 Sya`ban 1393 H.
Pondok Pesantren Manba'ul Huda didirikan oleh KH. Ahmad Suhendi pada tanggal 9 Rojab 1409 Hijriyah, bertepatan dengan awal tahun 1990-an, sebagai cabang dari Pondok Pesantren Miftahul Huda Manonjaya Tasikmalaya yang didirikan oleh KH. Choer Affandy (Alm.).
KH. Makhtum Hannan lahir pada 13 Juni 1938 di Cirebon. Beliau merupakan putra dari pasangan KH. Abdul Hannan dengan Nyai Solihah. Ayah beliau merupakan sesepuh Babakan Ciwaringin yang masih keturunan Sunan Giri bin Maulana Ishaq.
Kisah Syaikh Ibrahim bin Adham bukan hanya sekadar cerita tentang karomah, tetapi juga pelajaran tentang bagaimana menjalani hidup dengan penuh keyakinan kepada Allah.
Pesantren Sirojul Ummah merupakan salah satu pesantren yang berada di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Pesantren ini terletak di Jln. Raya Cikalong No. 27 Desa Gunungsari, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
Menjadi pondok pesantren unggul dalam menanamkan Iman dan Taqwa (IMTAQ), serta mengembangkan ilmu pengetahuan sehingga melahirkan santri yang moderat dan dinamis sehingga bermanfaat bagi kemajuan umat.
Kiai Bisri Mustofa dan adiknya, Kiai Misbah Mustofa, lahir dari rahim yang sama, Simbah Aminah Zayyadi; berguru kepada orang sama, Kiai Kholil Harun;