DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
duni.ID Jakarta – Shalat merupakan suatu kewajiban yang harus kita kerjakan setiap harinya, terutama dalam menjalankan shalat lima waktu. Shalat adalah rukun Islam kedua setelah dua kalimat Syahadat dan Shalat juga menjadi tiang agama
Laduni.ID Jakarta – Membaca surah al-Fatihah di akhir majelis, atau setelah doa bersama merupakan perbuatan yang ‘Mustahsanah’, yaitu perbuatan yang dinilai baik dan dianjurkan
Laduni.ID Jakarta – Sebuah temuan luar biasa. Subhanallah. Sungguh menakjubkan bagaimana meskipun non-Muslim, Kaisar Tiongkok Zhu Yuanzhang sangat menghormati Nabi Muhammad Saw. Ia membuat sebuah puisi untuk Nabi Muhammad.
Ada orang pendaku salafi dari Pakistan yang bikin kitab yang dia beri judul sebagai ushul fikih manhaj ahli hadis. Karena fanatismenya pada paham Taymiyun, akhirnya bukan ilmu ushul Fiqh yang dia buat melainkan kumpulan kaidah lucu yang bisa membuat kita terhibur.
Laduni.ID Tanggerang – Siapa saja yang pernah berjumpa dengannya, pasti hati riang dan tenang. Sosok alim al-Allamah yang penuh ketawadhuan, bersahaja, sufi, mandiri, dermawan, istiqomah dan sederhana.
Laduni.ID Jakarta – Kenapa para Saadah Alawiyin kemana-mana selalu membawa subhah (tasbih) baik dipegang atau di masukkan didalam sakunya?
Kehadiran KH. Hasyim Asy’ari ke Pulau Madura yang kala itu masih sangat muda, bukan sekedar jalan-jalan menikmati Pulau Garam, namun niatnya untuk menimba ilmu di Demangan Barat Bangkalan Madura, di pondok Syaikhona Kholil Bangkalan. Namun, niat tulus KH. Hasyim Asy’ari kala itu tak disambut baik, malah mendapat pengusiran.
Laduni.ID Jakarta – Bersosialisasi adalah hal yang penting dalam kehidupan. Termasuk sesama muslim. Lalu bagaimana pandangan Islam tentang tata cara "Bersosialisasi dengan Non Muslim yang baik?
“Baginda jangan gampang percaya terhadap bahasa Arab jamaah haji dari Indonesia,” ungkap Gus Dur.
Suatu ketika ada seorang perempuan datang menghadap Syekh Abdul Qodir Jaelani, mengantarkan anaknya untuk berguru pada Syekh untuk mempelajari ilmu suluk. Syekh memerintahkan agar si anak harus belajar dengan tekun mengikuti cara-cara orang salaf dan ditempatkan di ruang khalwat.