DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
KH. Abdul Warits Ilyas lahir di Guluk-Guluk Sumenep pada tanggal 12 November 1938. Beliau putra dari pasangan KH. Mohammad Ilyas Syarqawi dengan Nyai Arfiyah binti Zainuddin.
“Sesungguhnya engkau mempunyai dua akhlak yang dicintai Allah SWT, (dua akhlak itu adalah) hilmi (lemah lembut/arif) dan ta’anni (hati-hati).”
Pesantren NU Bahrul Ulum Bontorea Kab. Gowa Sulawei Selatan
Dalam tradisi dakwah Nahdlatul Ulama (NU), para ulama tidak pernah berjalan tanpa pedoman. Arah dakwah mereka selalu bersumber langsung dari teladan agung Rasulullah Muhammad SAW.
Panutan utama dalam berdakwah adalah Baginda Nabi Muhammad SAW. Karena itu pendekatan atau cara berdakwah yang terbaik tidak lain harus juga mengikuti beliau.
Sebelum ke Parung, Habib Saggaf pernah mendirikan Ponpes Nurul Ulum di Kali Mas Madya, Surabaya, yang banyak menerima murid dari Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam dan Afrika.
Dalam darah bangsa Indonesia, nama-nama Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari, KH. Wahid Hasyim, dan KH. Abdurrahman Wahid adalah ruh peradaban, yang mengajarkan kita bahwa keislaman dan keindonesiaan adalah dua wajah dari satu cinta yang sama, yaitu cinta kepada Tuhan dan tanah air.
Tulisan ini merupakan bagian ketiga atau terakhir dari wawancara langka Hasyim Wahid dengan Budiarto Danujaya, dimuat Kompas, 28 Mei 2000.
Tulisan ini merupakan bagian kedua dari wawancara langka Hasyim Wahid dengan Budiarto Danujaya, dimuat Kompas, 28 Mei 2000.
Tulisan ini merupakan bagian pertama dari wawancara langka Hasyim Wahid dengan Budiarto Danujaya, dimuat Kompas, 28 Mei 2000.