Hukum Khatib Mengulang Bacaan Alhamdulillah

 
Hukum Khatib Mengulang Bacaan Alhamdulillah

Mengulang Bacaan Alhamdulillah Oleh Khatib

Pertanyaan :

Bagaimana hukumnya khatib yang mengulangi bacaan alhamdulillah, apakah sunah atau makruh?.

Jawab :

Bahwa mengulangi bacaan “alhamdulillah” itu dianggap sama dengan mengulangi di antara rukun khutbah yang hukumnya tidak dilarang.

Keterangan, dari kitab:

  1. Hasyiyah al-Syarqawi [1]

وَكَذَا لاَ يَضُرُّ تَكْرِيْرُ بَعْضِ اْلأَرْكَانِ كَمَا يَقَعُ اْلآنَ أَيْضًا.

Demikian pula boleh mengulang-ulang sebagian rukun-rukunnya sebagaimana yang terjadi sekarang ini.

[1] Abdullah al-Syarqawi, Hasyiyah al-Syarqawi ‘ala Tuhfah al-Thullab, (Indonesia: Dar al-Kutub al-Ilmiyah, t. th.), Jilid I, h. 267.

Sumber: Ahkamul Fuqaha no. 195 KEPUTUSAN MUKTAMAR NAHDLATUL ULAMA KE-11 Di Banjarmasin Pada Tanggal 19 Rabiul Awwal 1355 H. / 9 Juni 1936 M.