Wisata Ziarah di Makam Habib Ahmad Bafaqih, Wali Kasyaf dari Yogyakarta

Memperoleh Donasi Sebesar : Rp 0. Donasi Sekarang
 
Wisata Ziarah di Makam Habib Ahmad Bafaqih, Wali Kasyaf dari Yogyakarta

Daftar Isi

Laduni.ID, Jakarta - Habib Ahmad Bin Ali Bafaqih Tempel Sleman Yogyakarta adalah seorang ulama, habaib dan waliyullah. Sosok Habib Ahmad Bafaqih juga dikenal sosok yang sangat dekat dengan Nabi Khidir As. Bahkan sering bersama sahabat beliau, Syekh M. Abdul Malik Ilyas Purwokerto guru mursyidnya Habib Luthfi bin Yahya Pekalongan, berjumpa Nabi Khidir As. dan mengetahui "penyamaran" Nabi Khidir dengan mudah.

Profil
Terlahir dari seorang ayah bernama Habib Ali Bafaqih yang terkenal sebagai sosok yang tegas, kehidupan masa muda al-Habib Ahmad Bafaqih tak semudah yang dibayangkan. Cacian dan hinaan hingga makian dari orang-orang sekitar beliau menjadi makanan sehari-harinya baik atas kekurangan fisik ataupun kemiskinan yang ada pada diri beliau. Namun Habib Ahmad Bafaqih tak pernah membalasnya, bahkan beliau terima dengan sabar semua perlakuan itu.

Di masa muda itu pula Habib Ahmad Bafaqih pernah berjualan kecil-kecilan seperti berjualan korek api meskipun hasilnya tidak menguntungkan. Sesungguhnya Allah adalah Maha Berkehendak, sosok Habib Ahmad Bafaqih dikarenakan kesucian hatinya, kesabaran akhlaknya, Allah Swt. anugerahkan kepadanya berupa Futuhal 'Arifiin, kasyaf dan ilmu laduni. Padahal beliau diriwayatkan tidak pernah menempuh pendidikan formal.

Di kalangan ulama, wali dan habaib di zamannya, kedudukan Habib Ahmad Tempel sangatlah dihormati. Banyak pejabat negara serta artis yang tak ketinggalan turut mengambil keberkahan beliau. Diantaranya adalah Wakil Presiden RI H. Adam Malik, yang kemudian hari membuatkan kubah makam untuk Habib Ahmad Tempel dan ayahandanya.

Guru beliau di antaranya:
Nabi Khidir

Lokasi Makam
Makam Habib Ahmad Bin Ali Bafaqih berada di Jl. Tempel-Dekso, Dukuh Bulan, Desa Banyurejo, Kec. Tempel, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Haul
Habib Ahmad Bafaqih Tempel wafat pada bulan Sya’ban, namun haulnya diadakan pada hari Ahad terakhir di bulan Syawwal disatukan dg haul Ayahandanya Habib Ali bin Ahmad Bafaqih. Yang tahun ini akan jatuh pada tanggal 29 Juni 2019, satu hari lagi.

 

Motivasi Ziarah Menurut Syekh An Nawawi al Bantani
1. Untuk Mengingat mati dan Akhirat
2. Untuk mendoakan
3. Untuk mendapatkan keberkahan
4. Memenuhi hak ahli kubur yang diziarahi, seperti ke makam orang tua

 

Fadilah
Makam Habib Ali Bafaqih banyak dikunjungi para peziarah. Tak hanya datang dari wilayah Yogyakarta saja. Banyak peziarah yang datang dari luar kota dan bahkan dari luar Jawa. Komplek Makam Habib Ali Bafaqi terletak di Jl. Tempel-Dekso, Dukuh Bulan, Desa Banyurejo, Kec. Tempel, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Ada keyakinan dari masyarakat yang datang ke sana bahwa dengan berziarah dan berdoa di makam Habib Ali Bafaqih, maka segala hajat pasti akan terkabul. Bahkan bagi beberapa kalangan, mereka meyakini bahwa karomah dari Syekh Jumadil Kubro bisa meningkatkan derajat, diberi kemudahan dalam mencari mata pencaharian. Karena itu tak jarang yang datang ke sana adalah orang-orang dari golongan pejabat. Selanjutnya bagi para pedagang, berdoa di makam ini konon adalah jaminan kesuksesan dalam usaha yang dijalankannya.

Oleh-oleh
Oleh-oleh yang bisa dibeli dan dibawa pulang usai ziarah di Yogyakarta di antaranya:
Gudeg, Bakpia, Yangko, Geplak, Tiwul, Peyek belut, Peyek Tumpuk, Wedang Uwuh.