Biografi Umar bin Nushair bin Shalih bin Abdul Khaliq (Sirajuddin Al Bulqini)

 
Biografi Umar bin Nushair bin Shalih bin Abdul Khaliq (Sirajuddin Al Bulqini)
Sumber Gambar: Dok. Laduni.ID

Daftar Isi Biografi Umar bin Nushair bin Shalih bin Abdul Khaliq (Sirajuddin Al Bulqini)

1.         Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1       Lahir
1.2       Wafat
1.3       Keturunan

2.         Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1       Perjalanan Menuntut Ilmu
2.2       Guru Beliau

3.         Penerus Beliau

4.         Karya

5.         Referensi

Nama lengkap Umar bin Nushair bin Shalih bin Abdul Khaliq bin Abdul Haq al-Kanani; sering dipanggil dengan nama Sirajuddin al-Bulqini. Salah satu pembesar mazhab Syafi'i di Mesir.

1.         Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1       Lahir

Lahir di Bulqinah (salah satu desa di kota Mahallah Kubra) pada malam Jumat tanggal 10 Sya'ban tahun 724 H.

1.2       Wafat

Beliau Wafat pada hari Jum’at tanggal 10 Dzul Qa'dah tahun 805 H. Disalati oleh anaknya yaitu Jalaluddin al-Bulqini dan dimakamkan di madrasah tempatnya mengajar.

1.3       Keturunan

Sirajuddin Al Bulqini menikah dengan anak perempuan Syaikh Ibnu 'Aqil. Dari pernikahan itu, Sirajuddin Al Bulqini memiliki beberapa anak, yaitu:

  1. Badruddin al-Bulqini (W. 791 H).
  2. Jalaluddin al-Bulqini (W. 824 H).
  3. 'Ilmuddin al-Bulqini (W. 868 H): Dia meruipakan guru Jalaluddin al-Bulqini.

2.         Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1       Perjalanan Menuntut Ilmu

Sirajuddin Al Bulqini belajar dan menghafal al-Quran di usia yang sangat muda. Dia berhasil hafal al-Quran pada umur tujuh tahun. Kemudian dia belajar dan menghafal kitab al-Muharrar (fiqih), kitab al-Kafiyah karya Ibnu Malik (Nahwu), kitab Mukhtashar Ibni al-Hajib (ushul fiqih) dan kitab asy-Syathibiyyah (ilmu qira'at). Semua itu dia lakukan di Bulqinah.

Kemudian dia pergi ke Kairo bersama ayahnya. Saat itu umurnya dua belas tahun. Di Kairo, dia menimba ilmu kepada para ulama di zaman itu, seperti al-'Allamah al-Maidumi. Sirajuddin Al Bulqini belajar ilmu ushul kepada Symasuddin al-Ashfahani. Belajar nahwu kepada Abu Hayyan. Abu Hayyan adalah ulama yang memberi izin kepada Sirajuddin Al Bulqini untuk berfatwa. Padahal usia Sirajuddin Al Bulqini waktu itu masih lima belas tahun.

2.2       Guru Beliu

Guru-guru Sirajuddin Al Bulqini:

  1. Al-'Allamah al-Maidumi
  2. Symasuddin al-Ashfahani
  3. Abu Hayyan

 3.        Penerus Beliau

Murid-murid Sirajuddin Al Bulqini:

  1. Badruddin al-Bulqini (Anak).
  2. Jalaluddin al-Bulqini (Anak).
  3. 'Ilmuddin al-Bulqini (Anak).
  4. Ibnu Nashiruddin (pakar hadis Damaskus).
  5. Al-Hafidh Ibnu Hajar.
  6. Al-Muhaddits Burhanuddin

4.         Karya

  1. At-Tadrib fi al-Fiqh.
  2. Tashhih al-Minhaj.
  3. Al-Fawaid al-Mahdhah Li asy-Syarh wa ar-Raudhah.
  4. Al-Fatawa.
  5. Mahasin al-Ishthilah di Tadhmin Kitab Ibni Shalah.
  6. Al-Ajwibah al-Mardhiyyah fi al-Masail al-Makkiyyah.

5.         Referensi

Sanad Ulama Nahdlatul Ulama (wiki.laduni.id)

 

Lokasi Terkait Beliau

    Belum ada lokasi untuk sekarang

List Lokasi Lainnya