15 Aug 2018 Β· 1.805 dibaca · Kolom
LADUNI.ID I KOLOM- Mencermati perayaan HUT Republik Indonesia dengan bermacam aneka perlombaan malah ada jenis perlombaan yang perlu ditinjau ulang untuk diperlobakan. Merespon hal ini, hendakanya pemerintah harus merasa iba dan terpanggil nuraninya melihat ini dengan kacamata kemanusian sehingga saban tahun terus mendramakan tontonan warisan Belanda itu dan sejenisnya?
Seharusnya negeri yang hampir mendekati seabad (73 tahun) kemerdekaan adanya ide dan gagasan yang lebih cemerlang dalam menghibur masyarakat dan mengadakan perlombaan yang memberi kontribusi yang positif dan agamis untuk kemajuan dan pembangunan bangsa ini. Bukan dalam artian meninggalkan semua berbagai jenis perlombaan yang lebih dulu ada tempat dihati masyarakat, tetapi menambah nilai-nilai baru yang lebih bermanfaat dan agamis untuk masyarakat, dengan menambah perlombaan semacam MTQ, lomba tahjiz mayat, dan sejenisnya.
Sedangkan lomba dengan nilai lama yang tidak mencoreng nilai-nilai kemanusiaan seperti petandingan atau perlombaan olahraga dan kearifan lokal lainn
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+