27 Aug 2018 Β· 1.311 dibaca · Ekonomi
LADUNI.ID, Jakarta - Indonesia hingga kini belum sepenuhnya mampu memproduksi bahan baku dan barang modal. Maka dari itu, impor bahan baku dan barang modal untuk industri masih diperlukan.
Menanggapai hal itu Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah berhati-hati dalam menyusun kebijakan pembatasan impor terhadap 900 komoditas.
"Kita akan terus hati-hati menggunakan instrumen apa yang terbaik, melakukannya agar tidak terjadi persoalan ke depannya," kata Sri Mulyani di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (27/8/2018).
Wanita yang pernah menjabat Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menyadari, langkah tersebut yang akan diambil pemerintah bisa memicu permasalahan di dunia internasional, khususnya di hubungan dagang.
Langkah yang sedang disiapkan pemerintah dalam membatasi impor, baik lewat PPh impor maupun bea masuk barang impor. Tapi cara-cara tersebut tidak akan menjadi permasalahan di tingkat internasional.
"Tapi kita semuanya melakukan secara sadar bahwa mungkin ini akan bermasalah di ta
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+