Hanya Tiga Kampus Indonesia Masuk 500 Besar, Jokowi Minta Birokrasi Berubah 

 
Hanya Tiga Kampus Indonesia Masuk 500 Besar, Jokowi Minta Birokrasi Berubah 

LADUNI.ID,JAKARTA - Presiden Jokowi meminta para pejabat Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) dan para pejabat eselon I dan II Perguruan Tinggi Negeri (PTN) untuk segera berbenah. Pasalnya menurut Jokowi hanya ada tiga perguruan tinggi di Indonesia yang masuk 500 besar dunia.

“Apakah proses manajemen di dalamnya? Atau proses yang lain? Bapak ibu yang lebih tahu dari saya,” kata Presiden Jokowi saat memberikan pengarahan pada pertemuan dengan seluruh pejabat eselon I, eselon II, pimpinan PTN dan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi di Kemenristekdikti, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (10/10) siang.

Menurut Mantan Walikota Solo itu, sekarang ini yang besar belum tentu mengalahkan yang kecil, negara besar belum tentu mengalahkan negara yang kecil. Yang kaya belum tentu mengalahkan yang miskin, belum tentu. Tetapi yang jelas, dalam waktu ke depan ini yang cepat akan mengalahkan yang lambat. 
“Itu pasti, saya pastikan. Dan negara-negara sekarang sudah sadar mengenai itu,” ujar Presiden.

Kalau kita masih nyaman-nyaman seperti ini terus tidak merespon dinamika yang ada, Presiden mengingatkan kita akan ditinggal.

“Jika tidak sigap menghadapi perubahan, jika tidak segera membenahi diri untuk melakukan efisiensi bisa dipastikan kalah menghadapi kompetisi,” tutur Presiden.

Karena itu Jokowi meminta agar agenda penelitian fakultas dan program studi juga perlu tanggap terhadap tantangan dan peluang-peluang ini. Ia mengaku heran jika jaman sudah berubah tapi fakultas dan program studi tidak banyak berubah.

UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN

 

 

Tags