26 Dec 2018 · 2.152 dibaca · Kolom
LADUNI. ID, KOLOM- Dan untuk mencegah terjadinya diskriminasi tersebut, maka dimunculkanlah afirmasi.
Secara kasat mata, umat Islam di Indonesia merupakan mayoritas. Sementara umat beragama lain dianggap minoritas. Dalam berbagai ranah, termasuk pada hukum misalnya, mayoritas kerap dipandang sebagai sebuah keistimewaan. Sedangkan minoritas sering sekali dipandang diskriminatif. Dan untuk mencegah terjadinya diskriminasi tersebut, maka dimunculkanlah afirmasi.
Kalau ditelisik secara radikal, sebenarnya ada permasalahan paradigma dalam memandang dan memaknai mayoritas dan minoritas. Lalu sebagai kaum mayoritas, sebenarnya bagaimana paradigma Islam tentang mayoritas dan minoritas?
Asal Mula “Minoritas”
Istilah “minoritas” (aqalliyah) yang sekarang sering digunakan dalam berbagai ranah seperti kebudayaan, sosial, hingga politik, sebenarnya adalah istilah impor dari pemikiran Barat. Istilah “minoritas” ini datang dari pemikiran Barat untuk mengomentari peristiwa budaya dan sosial yang terjadi di dunia Timur,
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+